Wapres Minta Umat Tak Paksakan Shalat Id di Luar Rumah

Kompas.com - 22/05/2020, 19:02 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus corona (COVID-19) yang meninggal dunia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.
 ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRAWakil Presiden Maruf Amin menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus corona (COVID-19) yang meninggal dunia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin kembali mengimbau umat Muslim untuk melaksanakan shalat Idul Fitri dari rumah masing-masing.

Ma'ruf mengingatkan, shalat Idul Fitri secara berjamaah, baik di masjid maupun di ruang terbuka selama masa pandemi Covid-19 tidak sesuai dengan prinsip ajaran agama Islam.

Sebab, hal itu dapat meningkatkan penularan virus.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Minggu 24 Mei 2020

"Tahun ini kita masih dalam suasana mudharat. Andai kata kita memaksakan untuk mengadakan (shalat Idul Fitri) di masjid atau di lapangan, kemudian terjadi penularan, itu berarti tidak sesuai dengan prinsip ajaran agama," kata Ma'ruf dalam video conference, Jumat (22/5/2020).

Menurut Ma'ruf, Islam mengajarkan umatnya untuk membangun maslahat yang mendatangkan kebaikan.

Baca juga: PBNU: Idul Fitri 1441 Hijriah Jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020

 

Oleh karena itu, jika ada umat Islam yang memaksakan diri untuk shalat Idul Fitri di masjid atau lapangan, maka itu sama dengan memperbesar bahaya bagi masyarakat secara keseluruhan.

"Karena itu di dalam menjalankan ajaran agama, kita senantiasa menyesuaikan dengan keadaan tahun ini dan Hari Raya tahun ini, kita masih dalam suasana kedaruratan, kebahayaan," kata dia. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X