SOROT POLITIK

Program Kartu Prakerja Terbukti Menolong Masyarakat Terdampak Covid-19

Kompas.com - 21/05/2020, 14:09 WIB
Christina Aryani saat diwawancara usai mengisi diskusi CSIS bertajuk Anggota DPR Baru yang Muda: Apa yang Bisa diperbuat? di Kantor CSIS, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariChristina Aryani saat diwawancara usai mengisi diskusi CSIS bertajuk Anggota DPR Baru yang Muda: Apa yang Bisa diperbuat? di Kantor CSIS, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).

KOMPAS.com – Program Kartu Prakerja dari pemerintah Presiden Joko Widodo terbukti menolong masyarakat terdampak coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Hal itu dapat dilihat dari beberapa usaha skala mikro yang bermunculan dari Program Kartu Prakerja dalam beberapa pekan terakhir.

“Ini menunjukkan program ini sudah menunjukkan hasilnya, meski belum masif,” kata Anggota Komisi I DPR-RI, Christina Aryani, Kamis (21/5/2020).

Program Kartu Prakerja sendiri adalah bantuan biaya pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi kerja masyarakat.

Baca juga: 392.338 Korban PHK Tercatat Jadi Peserta Kartu Prakerja

Program diluncurkan lewat Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui Program Kartu Prakerja.

Sasaran penerima program adalah mereka yang berusia 18 tahun ke atas dan sedang tidak sekolah atau kuliah, serta diberikan sekali seumur hidup.

Awalnya, program diprioritaskan untuk pengangguran muda. Namun merespon Covid-19, orang yang sudah bekerja, karyawan, dan korban PHK juga boleh mendaftar.

Namun, program lebih diprioritaskan bagi pengangguran muda, pekerja, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak Covid-19.

Reaksi cepat pemerintah atasi dampak Covid-19

Menurut Christina, percepatan realisasi Program Kartu Prakerja layak diapresiasi karena menunjukkan komitmen tinggi Presiden Jokowi dan reaksi cepat mengatasi dampak Covid-19.

"Pemerintah sudah mencoba berbuat maksimal dalam melaksanakan Program Kartu Prakerja itu," ujar dia yang juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X