Kompas.com - 12/05/2020, 05:45 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima laporan korps kenaikan pangkat 13 perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Darat (AD) yang berlangsung di Markas besar angkatan darat (Mabesad), Jakarta, Senin (11/5/2020). TNI ADKepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima laporan korps kenaikan pangkat 13 perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Darat (AD) yang berlangsung di Markas besar angkatan darat (Mabesad), Jakarta, Senin (11/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima laporan korps kenaikan pangkat 13 perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang berlangsung di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (11/5/2020).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Kolonel Inf Nefra Firdaus menuturkan, dari 13 pati yang naik pangkat, dua orang di antaranya naik menjadi letnan jenderal dengan pangkat bintang tiga.

"Yaitu Wakasad (Wakil KSAD) Letjen TNI Moch Fachruddin dan Koorsahli (Koordinator Staf Ahli) KSAD Letjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi," ujar Nefra dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2020).

Baca juga: KSAD Kirim Alat Kesehatan ke 69 RS TNI AD

Nefra menjelaskan, acara laporan korps kenaikan pangkat pati tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/906/V/2020 tertanggal 5 Mei 2020.

Selain itu, Nefra juga mengungkapkan jabatan Koorsahli KSAD dan beberapa jabatan organisasi baru di lingkungan TNI AD mengalami peningkatan atau validasi organisasi.

Jabatan Koorsahli Kasad yang semula dijabat pati bintang dua kini menjadi pati bintang tiga (Letjen).

"Hal ini mengacu pada Perkasad Nomor 26 Tahun 2019 tanggal 26 Desember 2019 yang merupakan turunan dari Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI," kata Nefra.

Sementara, terdapat empat orang pati yang menjadi Mayor jenderal (Mayjen) dengan pangkat bintang dua.

Baca juga: Jenderal Purn Djoko Santoso Meninggal Dunia, TNI Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Mereka adalah Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis.

Kemudian, Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) Mayjen TNI Budi Sulistijono, Asisten Perencana KSAD Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono, dan TA Pengajar Bidang Geostrategi dan Tannas Lemhannas Mayjen TNI Sulaiman Agusto.

Tujuh orang yang naik pangkat dari kolonel menjadi brigjen (bintang satu), yakni Pa Sahli Tk Il Kamteror Sahli Bidang Polkamnas Panglima TNI Brigjen TNI Ranto Parulian Silaban, Irops Itjen TNI Brigjen TNI Fauzi Rusli, dan Waasrena KSAD Bidang Jemen dan RB Brigjen TNI Mukhlis.

Baca juga: Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Djoko Santoso di San Diego Hills

Selanjutnya, Waasrena KSAD Bidang Rencana Brigjen TNI Erwin Djatniko, Dir "B"  Bais TNI Brigjen TNI Roni Pasaribu, Dansatintel Bais TNI Brigjen TNI R Agus Renaldi Kusuma, dan Waasrena Kasad Bidang Pengendalian Brigjen TNI Adisura Firdaus Tarigan.

Nefra menambahkan, acara laporan korps kenaikan pangkat pati TNI AD dilakukan sesuai protokol kesehatan.

"Berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas: Jika Mutasi Virus Corona Dibiarkan, Bisa Berdampak Buruk Bagi Penanganan Pandemi

Satgas: Jika Mutasi Virus Corona Dibiarkan, Bisa Berdampak Buruk Bagi Penanganan Pandemi

Nasional
Soal Uji Formil UU KPK, Ahli: Tak Hanya KPK, MK Juga Mati

Soal Uji Formil UU KPK, Ahli: Tak Hanya KPK, MK Juga Mati

Nasional
Tenggelamnya KRI Nanggala jadi Momentum Evaluasi Alutsista Milik TNI

Tenggelamnya KRI Nanggala jadi Momentum Evaluasi Alutsista Milik TNI

Nasional
Densus 88 Tangkap Buron Teroris Yusuf Iskandar di Sukabumi

Densus 88 Tangkap Buron Teroris Yusuf Iskandar di Sukabumi

Nasional
Soal Batas Waktu WNA dari India Dilarang Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Soal Batas Waktu WNA dari India Dilarang Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19 Minta Kerumunan di Konser Musik hingga Pusat Perbelanjaan Tak Terulang

Satgas Covid-19 Minta Kerumunan di Konser Musik hingga Pusat Perbelanjaan Tak Terulang

Nasional
Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Nasional
Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Nasional
Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Nasional
Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Nasional
Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Nasional
Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Nasional
Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Nasional
Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X