MUI Keluarkan Imbauan untuk Pemerintah soal Pelarangan TKA Selama Pandemi

Kompas.com - 29/04/2020, 09:17 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sholahuddin Al-Aiyub, Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi, saat memberikan keterangan pers di gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016). Kristian ErdiantoWakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sholahuddin Al-Aiyub, Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi, saat memberikan keterangan pers di gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Ulama Indonesia ( MUI) mengeluarkan imbauan terbaru kepada pemerintah dan rakyat terkait Covid-19.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas mengatakan, pihaknya meminta agar pemerintah bersikap tegas dengan melarang kedatangan tenaga kerja asing, terutama dari China.

Pasalnya, saat ini Indonesia sedang berusaha untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Terlebih lagi dengan fakta bahwa virus corona telah mengakibatkan kerugian bagi bangsa ini.

Baca juga: MUI Sodorkan 2 Pendekatan Cegah Warga Shalat Berjemaah di Masjid Selama Pandemi Covid-19

"Kehadiran mereka (tenaga kerja asing) yang masih bebas keluar masuk negeri ini tentu menyakitkan hati kita sebagai bangsa. Kalau hal ini terus berlanjut maka akan membuat kepercayaan rakyat kepada pemerintah bermasalah dan itu tidak baik bagi kehidupan bangsa dan negara ke depannya," ujar Anwar dikutip dari siaran pers, Rabu (29/4/2020).

Selain itu, Anwar juga meminta agar semua lapisan masyarakat bersungguh-sungguh mematuhi ketentuan pemerintah dan protokol medis yang ditetapkan.

Sebab, menurut dia, cara itu akan mempercepat bangsa Indonesia keluar dari pandemi.

"Mari kita hadapi wabah Covid-19 ini dengan bersungguh-sungguh dan bersama-sama mematuhi ketentuan pemerintah dan protokol medis yang ada karena dengan itulah diharapkan negeri kita bisa cepat keluar dari bencana," tutur Anwar.

Baca juga: Cegah Covid-19, MUI Minta Masyarakat Patuhi Larangan Mudik Lebaran

Ia mengatakan, apabila masyarakat mematuhi semua perintah pemerintah selama pandemi ini, maka kehidupan masyarakat pun bisa cepat pulih dan kembali seperti semula.

Kemudian, Anwar juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan dengan mengedepankan gotong royong dan tolong-menolong.

Terutama untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan sebagai dampak dari pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: MUI Imbau Umat Islam Tak Shalat Berjemaah di Masjid Selama Ramadhan

"Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan sebagai bangsa dengan menyuburkan sikap tolong-menolong yang selama ini sudah menjadi jati diri kita," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X