Jokowi Minta Aparat Tak Ragu Tegakkan Hukum bagi Pelanggar PSBB

Kompas.com - 14/04/2020, 11:24 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas  COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan lockdown tidak boleh dilakukan  pemerintah daerah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak APresiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan lockdown tidak boleh dilakukan pemerintah daerah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta aparat tak ragu melakukan penegakan hukum bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa pandemi virus corona Covid-19.

Jokowi menegaskan, penegakan hukum penting dilakukan agar masyarakat disiplin dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus.

"Penegakan hukum dengan dukungan aparat negara ini juga penting dilakukan sehingga betul-betul masyarakat kita memiliki kedisplinan yang kuat untuk menghadapi ini," kata Jokowi saat memimpin rapat kabinet paripurna, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Ikut Aturan Pemprov DKI, Polisi Larang Ojol Bawa Penumpang

Di sisi lain, Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya melakukan sejumlah langkah untuk mencegah penyebaran virus corona ini.

Salah satunya dengan memperbanyak pengujian sampel

"Pengujian sampel yang masif harus dilakukan dengan pelacakan yang agresif serta dengan diikuti isolasi yang ketat," kata Jokowi.

Dukungan sarana prasarana medis yang memadai juga terus diberikan kepada petugas kesehatan.

Baca juga: Antisipasi Tindak Kriminal di Tengah Pandemi Covid-19, Ini yang Dilakukan Polisi

Adapun sampai Selasa (13/4/2020) kemarin, sudah ada sepuluh daerah yang menerapkan PSBB demi menekan penyebaran virus corona.

Kesepuluh daerah tersebut yakni Kesepuluh daerah tersebut yakni DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Pekanbaru.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X