KBRI Wellington Tutup Layanan Konsuler Sementara akibat Covid-19

Kompas.com - 26/03/2020, 17:36 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya di kantor Kemenko Polhukan, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2019). KOMPAS.com/Devina HalimDuta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya di kantor Kemenko Polhukan, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2019).
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar RI di Wellington, Selandia Baru, membatasi pelayanan konsuler mulai Kamis (26/3/2020).

Kebijakan ini diambil menyusul langkah Pemerintah Selandia Baru dalam mengontrol penyebaran virus corona di negara tersebut.

Pemerintah Selandia Baru sebelumnya telah menaikkan status "Alert Level 3 (Restrict)" menjadi "Alert Level 4 (Eliminate)".

Baca juga: Turis Asing Dilarang Masuk Selandia Baru

Kebijakan ini berlaku mulai Rabu (25/3/2020) pukul 23.59 waktu setempat hingga empat pekan ke depan.

"KBRI Wellington akan tutup sebagian terhitung mulai hari Kamis, 26 Maret 2020 hingga pemberitahuan selanjutnya," kata Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Samoa dan Kerajaan Tonga, Tantowi Yahya, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Ia menambahkan, sejumlah staf KBRI akan melaksanakan piket secara bergantian di kantor untuk melakukan pelayanan kekonsuleran yang bersifat mendesak bagi WNI yang ada di Selandia Baru.

Baca juga: Jumlah WNI di Luar Negeri Positif Covid-19 Bertambah jadi 87 Orang

Adapun bagi pihak yang telah membuat janji pelayanan paspor dan lainnya, diimbau untuk membatalkan atau menjadwalkan kembali kunjungannya hingga situasi aman.

Informasi selanjutnya dapat menghubungi fungsi konsuler melalui email konsuler.wellington@kemlu.go.id.

"Bagi WNI yang memerlukan bantuan mendesak, dapat menghubungi nomor WhatsApp hotline +6421 713 167," kata Tantowi.

Sementara, bagi yang ingin mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan Covid-19 dari Pemerintah Indonesia bisa melalui www.safetravel.id atau www.covid19.go.id, serta melalui www.covid19.govt.nz untuk informasi di Selandia Baru.

Baca juga: Pemerintah Minta Masyarakat Disiplin agar Wabah Covid-19 Segera Usai

Tantowi pun mengimbau agar seluruh WNI dapat tetap berada di rumah, menghindari berkumpul dan tidak melakukan kegiatan atau perjalanan yang tidan penting serta dapat membahayakan kesehatan.

"Selain itu, seluruh WNI agar mematuhi peraturan dan imbauan yang ditetapkan oleh Pemerintah Selandia Baru," ucapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun dari Johns Hopkins University, ada 283 kasus positif Covid-19 di Negeri Kiwi itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perayaan Ulang Tahun Terakhir Pak Jakob Oetama...

Perayaan Ulang Tahun Terakhir Pak Jakob Oetama...

Nasional
Ulang Tahun ke-89 Jakob Oetama, dari Perjalanan Karier Hingga Kelahiran Kompas

Ulang Tahun ke-89 Jakob Oetama, dari Perjalanan Karier Hingga Kelahiran Kompas

Nasional
Jelang HUT ke-75 TNI, Grup 2 Kopassus Gelar Lomba Tembak

Jelang HUT ke-75 TNI, Grup 2 Kopassus Gelar Lomba Tembak

Nasional
Kapolri Ancam Copot Personel yang Terlibat Politik Praktis di Pilkada

Kapolri Ancam Copot Personel yang Terlibat Politik Praktis di Pilkada

Nasional
Saat Jokowi Setujui Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Strategis di Kemenhan

Saat Jokowi Setujui Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Strategis di Kemenhan

Nasional
Kekhawatiran Gus Mus: Jangan-jangan Hanya Pemerintah yang Yakin Pilkada akan Aman

Kekhawatiran Gus Mus: Jangan-jangan Hanya Pemerintah yang Yakin Pilkada akan Aman

Nasional
UPDATE: Kasus Covid-19 Capai 271.339 dan Seruan Jokowi...

UPDATE: Kasus Covid-19 Capai 271.339 dan Seruan Jokowi...

Nasional
Perubahan Sosial Akibat Wabah, Muhadjir Sebut Butuh Peran Ilmuwan Sosial

Perubahan Sosial Akibat Wabah, Muhadjir Sebut Butuh Peran Ilmuwan Sosial

Nasional
Gibran dan Menantu Wapres Jadi Ketua-Wakil Ketua MP Karang Taruna

Gibran dan Menantu Wapres Jadi Ketua-Wakil Ketua MP Karang Taruna

Nasional
Gerakan Climate Action Now Kembali Minta Pemerintah Deklarasikan Indonesia Darurat Iklim

Gerakan Climate Action Now Kembali Minta Pemerintah Deklarasikan Indonesia Darurat Iklim

Nasional
Pasal-pasal tentang Pers Dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja

Pasal-pasal tentang Pers Dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja

Nasional
Jadi Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas: Itu Bukan Kasus Korupsi, tapi TUN

Jadi Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas: Itu Bukan Kasus Korupsi, tapi TUN

Nasional
KontraS Kecam Pengangkatan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan

KontraS Kecam Pengangkatan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan

Nasional
Sejumlah Pegawai Mundur, Pimpinan KPK: Hanya Pecinta Sejati yang Mampu Bertahan

Sejumlah Pegawai Mundur, Pimpinan KPK: Hanya Pecinta Sejati yang Mampu Bertahan

Nasional
Cerita Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Dikejar Suster karena Takut Tes Swab

Cerita Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Dikejar Suster karena Takut Tes Swab

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X