Kepala BNPB: Air Minum dari PDAM Mungkin Tidak Ada yang Layak Minum

Kompas.com - 24/02/2020, 14:47 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo di Graha BNPB, Jakarta, Senin (24/2/2020) KOMPAS.com/SANIA MASHABIKepala BNPB Doni Monardo di Graha BNPB, Jakarta, Senin (24/2/2020)
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Doni Monardo mengatakan, sulit mencari air layak minum yang berasal dari PDAM.

Sebab, saat ini sungai-sungai di Indonesia sudah tercemar. Sementara PDAM mengandalkan sungai sebagai sumber air. 

"Hari ini kalau kita mau cari air minum yang berasal dari PDAM mungkin tidak ada yang layak minum. Karena sumber bahan bakunya dari sungai. Hampir semua sungai di kota besar di Indonesia sudah sangat tercemar," kata Doni di Graha BNPB, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Aetra Pastikan Gangguan Air Bersih 4 Kelurahan di Jakarta Timur Kembali Normal Minggu

Ia mengatakan, sungai di Indonesia tercemar dengan limbah rumah tangga dan industri.

Padahal, menurut Doni, sungai adalah sumber air dari PDAM. 

"Semua sampah rumah tangga, industri temasuk juga hewan dan manusia di buang ke sungai. Padahal sungai ini lah yang kita gunakan untuk menjadi bahan baku air PDAM," ujarnya.

Karena itu, Doni menuturkan, perlu ada tindakan untuk mengembalikan sungai seperti semula.

Baca juga: BNPB Usul Pihak Pembuka Perkebunan di Bekas Lahan Terbakar Disanksi

Tindakan itu tidak cukup hanya dengan membersihkan limbah sungai tetapi juga membersihkan air dari polusi.

"Padahal kita tidak sadar kita makan ikan dari tempat budi daya dari tempat tadi. Jadi kalau dibiarkan maka Indonesia emas yang dicita-citakan tidak tercapai yang ada Indonesia cemas," ungkapnya.

"Demikian juga vetiver mampu menyerap polutan di air. Ini dibutuhkan satu upaya dari kita semua karena vetiver bisa atasi pencemaran," ucap Doni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jawa Timur

Nasional
Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

Bupati Terpilih Orient Kore Disebut WN AS, Hasil Pilkada Sabu Raijua Digugat ke MK

Nasional
KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

KPK Minta Kepala Daerah yang Baru Dilantik Pegang Teguh Integritas

Nasional
Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

Elektabilitas Demokrat Diprediksi Meningkat jika Mampu Atasi Isu Kudeta

Nasional
Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

Pimpinan Komisi IX Minta Pendataan Vaksinasi Gotong Royong Dibuat Detail

Nasional
Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

Keluarga Anggota DPR Divaksinasi Covid-19, Pemerintah Diminta Fokus pada Kelompok Prioritas

Nasional
Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

Sekjen DPR: Semua Pegawai di Lingkungan DPR Divaksinasi Covid-19

Nasional
Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

Langgar Etika, Marzuki Alie Dipecat Tidak Hormat dari Demokrat

Nasional
Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

Kemenkes: Peserta Vaksinasi Gotong Royong Dapat Kartu dan Sertifikat Elektronik

Nasional
Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

Isu Kudeta, Demokrat Pecat Marzuki Alie hingga Jhoni Allen dengan Tidak Hormat

Nasional
Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

Bio Farma Ditunjuk Jadi Importir dan Distributor Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota DPR: Jangan Sampai Muncul Kebocoran

Nasional
KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

KSPI Tolak jika Buruh Dibebankan Biaya Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

Kunjungi Banten, Gus AMI Singgung Masalah Pendidikan di Ponpes

Nasional
Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

Peserta Vaksinasi Covid-19 di DPR Mencapai 12.000 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X