Alasan PAN Gelar Kongres di Kendari Sulawesi Tenggara

Kompas.com - 07/02/2020, 13:50 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay Partaonan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay Partaonan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Amanat Nasional ( PAN) menggelar kongres partai pada 10-12 Februari 2020 di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sekretaris Panitia Pengarah Kongres V PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pemilihan lokasi itu merujuk pada hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

"Pelaksanaan di Sultra ditujukan juga sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan mereka dalam memenangkan pileg yang lalu di sana," kata Saleh kepada wartawan, Jumat (7/2/2020).

"Terbukti, PAN bisa menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Provinsi. Begitu juga perolehan kursi DPRD di kabupaten/kota yang meningkat," ucap dia.

Baca juga: Amien Rais Diminta Tak Intervensi Kongres PAN, Abdillah Toha: Bikin Ruwet

Saleh menyatakan, memang ada permintaan dari sejumlah DPW PAN agar kongres kali ini digelar di Indonesia bagian timur.

Sebab, sebelumnya kongres sudah pernah digelar di bagian barat dan tengah.

"Selama ini, pelaksanaan kongres sudah pernah di Indonesia barat dan tengah. Kali ini, ada tuntutan dari beberapa DPW yang meminta untuk dilaksanakan di Indonesia timur," ujar dia.

Oleh karena itu, kata Saleh, PAN akhirnya memutuskan menggelar Kongres ke-V di Kendari.

Ia berharap, penyelenggaraan kongres ini bisa berdampak positif bagi Sultra, khususnya Kota Kendari.

"Dengan melaksanakan event sekelas kongres, diharapkan akan berdampak positif bagi Sultra. Selain berharap mendatangkan wisatawan, perhelatan kongres diyakini akan membangkitkan perekonomian masyarakat di sana," tutur Saleh.

Kongres V PAN mengagendakan pemilihan ketua umum periode 2020-2025.

Baca juga: Zulkifli Hasan Sebut Kongres PAN Digelar di Sulawesi Tenggara

Ada empat kandidat yang digadang-gadang maju sebagai calon ketua umum 2020-2025.

Mereka adalah Waketum PAN Mulfachri Harahap, Waketum PAN Asman Abnur, Wakil Ketua Dewan Pembina PAN Dradjad Wibowo, dan Zulkifli Hasan yang saat ini merupakan Ketua Umum PAN.

Pendaftaran calon ketua umum dibuka pada Sabtu, 8 Februari 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X