Selain Natuna, Jokowi Sebut Biak dan Morotai Sempat Jadi Opsi Lokasi Karantina

Kompas.com - 03/02/2020, 14:59 WIB
 Presiden Jokowi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta pada Jumat (31/1). Presiden Jokowi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta pada Jumat (31/1).

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan, sebelum memilih Natuna, pemerintah sempat hendak memilih Biak, Papua, dan Morotai, Maluku Utara sebagai lokasi karantina 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China.

Hal itu diungkapkan Jokowi di sela kunjungan kerjanya di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/2/2020).

"Memang kemarin ada beberapa alternatif, ada yang kemarin (menyarankan) Morotai misalnya, Biak," ujar Jokowi.

Baca juga: Jokowi Berterima Kasih ke Warga Natuna yang Daerahnya Jadi Lokasi Karantina

Namun, pemerintah mempertimbangkan kesiapan bandara yang digunakan untuk mendaratkan pesawat yang membawa 238 WNI dari Wuhan serta kesiapan tim kesehatan di wilayah tersebut.

Ia lantas mengatakan, Natuna memiliki bandara dan tim kesehatan yang lebih siap sehingga pemerintah memutuskan untuk memilih Natuna sebagai lokasi karantina.

"Karena kita memerlukan untuk turun itu memerlukan landasan sehingga (pesawat) kita bisa turun. Tidak semua pulau bisa dipakai. Kami mengukur tingkat kesiapan tim kesehatan yang ada di situ. Sehingga keputusan dari tim adalah di Natuna," lanjut dia.

Baca juga: Tanggapi Protes Warga Natuna, Jokowi: Bagaimanapun 238 WNI dari Wuhan Saudara Kita

Jokowi pun meminta warga Natuna berbesar hati ketika daerah mereka dijadikan lokasi karantina.

Ia pun berterima kasih kepada warga Natuna karena daerahnya bersedia dijadikan lokasi karantina bagi 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan.

"Saya juga terima kasih ke masyarakat Natuna yang juga sudah memberikan lampu hijau karena ini saudara-saudara kita sendiri," kata Jokowi

"Saya kira kita memerlukan kebesaran hati seluruh masyarakat Indonesia. Apapun itu adalah saudara-saudara kita," ujar Presiden

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X