Jumlah WNI yang Dievakuasi dari Wuhan Sebanyak 250 Orang

Kompas.com - 01/02/2020, 12:34 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melepas tim evakuasi WNI di Wuhan, Hubei, China. Acara pelepasan digelar di Terminal I VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (1/2/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinMenteri Luar Negeri Retno Marsudi melepas tim evakuasi WNI di Wuhan, Hubei, China. Acara pelepasan digelar di Terminal I VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (1/2/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, jumlah Warga Negara Indonesia ( WNI) yang akan dijemput dari Provinsi Hubei, China sebanyak 250 orang.

"Jumlah WNI kita yang akan kembali bersama tim penjemput adalah 245 plus lima orang Tim Aju yang sudah di lapangan sejak kemarin menjalankan protokol kesehatan," ujar Retno di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten,

"Jadi, jumlah (WNI) yang akan naik dari Wuhan sebanyak 250 orang," lanjut dia.

Tim penjemput sendiri berjumlah 42 orang. Mereka terdiri dari berbagai latar belakang, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri dan TNI.

Para WNI itu sendiri tersebar di penjuru Provinsi Hubei.

Namun, Retno Marsudi memastikan, Sabtu pagi waktu setempat, mereka sudah berkumpul di Wuhan dan siap untuk dievakuasi.

Sebelum meninggalkan Wuhan nantinya, kata Retno, para WNI sudah diperiksa kesehatannya oleh Tim Aju.

"Sebelum keberangkatan mereka, serangkaian pemeriksaan kesehatan dilakukan. Itu untuk memastikan bahwa mereka dalam kondisi sehat," ujar Retno Marsudi.

Diketahui, Badan Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya resmi mengumumkan status darurat dunia atas kasus virus corona yang terus menyebar ke luar China.

Melansir dari SCMP, korban jiwa akibat virus yang awalnya menyebar di Wuhan China tersebut sudah 213 hingga Kamis (30/1/2020) dengan 42 kasus terbanyak terjadi di Provinsi Hubei.

Dari 30 kematian baru yang dilaporkan, 30 di antaranya ada di Wuhan yang merupakan bagian dari Provinsi Hubei dan merupakan pusat wabah menurut komisi kesehatan Hubei.

Hingga Jumat (31/1/2020) siang, setidaknya 21 negara telah mengonfirmasi penemuan jumlah kasus virus 2019-nCov di wilayahnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X