Menlu Sebut Pasokan Kebutuhan WNI di Wuhan Hanya Cukup untuk 3-5 Hari

Kompas.com - 28/01/2020, 20:18 WIB
Seorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020). AFP/HECTOR RETAMALSeorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menuturkan bahwa WNI yang masih berada di Wuhan, China, hanya memiliki pasokan kebutuhan untuk 3 sampai lima hari ke depan. 

"Dari komunikasi yang dilakukan oleh perwakilan kami di Beijing, mereka (WNI) memiliki cadangan kebutuhan sehari-hari berkisar antara 3 sampai 5 hari," kata Retno di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Jumlah Korban Virus Corona Jadi 107, Kemenlu Keluarkan Travel Warning

Oleh karena itu, kata Retno, Kemenlu tengah membahas bagaimana cara menambah pasokan tersebut.

Pasalnya, situasi di Wuhan tidak bisa diprediksi sehingga tambahan pasokan sangat diperlukan.

"Nah itu sudah dibahas oleh duta besar kita dengan perwakilan dari mereka (WNI). Barang masih ada, ada beberapa toko yang buka dan mereka membeli dari toko itu harganya mahal, di situ lah kita sampaikan bahwa pemerintah memberikan bantuan logistik," ujar Retno.

Baca juga: Kemenlu Masih Tunggu Koordinasi dari China untuk Evakuasi WNI di Wuhan

Tidak hanya itu, WNI di Wuhan juga menyampaikan bahwa mereka memerlukan masker dengan kualitas baik.

Dalam hal ini, BNPB akan mengirimkan 10.000 masker ke Wuhan dengan menggunakan maskapai Garuda dari Beijing.

"Apapun yang dilakukan pihak manapun harus terus berkoordinasi dengan otoritas Tiongkok dan itu kita lakukan," kata dia.

Baca juga: Kemenlu Pastikan 243 WNI di Wuhan Tak Terinfeksi Virus Corona

Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyebutkan saat ini Pemerintah Indonesia sudah menjaga WNI yang masih berada di Wuhan, China, dengan menyiapkan logistik untuk mereka.

Terawan mengatakan, setidaknya terdapat 243 WNI yang masih terkurung di Provinsi Hubei, Wuhan akibat wabah virus corona yang menyebar di sana.

Namun, kondisi mereka masih sehat meski berada di pusat pertama penularan virus corona.

"Kami sekarang menjaga mereka dengan logistik yang cukup. Dengan diberikan (logistik) bahwa mereka tidak sendirian," kata Terawan seusai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait kesiapsiagaan dan antisipasi virus corona di Kantor Menko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (28/1/2020).

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X