Paus Fransiskus Ingin ke Indonesia, Jokowi Kirim Undangan Resmi

Kompas.com - 24/01/2020, 19:31 WIB
Paus Fransiskus saat melintasi ekshibisi Taman Borobudur persembahan pemerintah Indonesia di Museum Etnologi Vatikan, Jumat (18/10/2019) pekan lalu. KBRI TAKHTA SUCIPaus Fransiskus saat melintasi ekshibisi Taman Borobudur persembahan pemerintah Indonesia di Museum Etnologi Vatikan, Jumat (18/10/2019) pekan lalu.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo telah mengirim surat undangan resmi kepada pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, untuk bisa berkunjung ke Indonesia.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menyebutkan, undangan itu dikirim setelah ada kabar Paus Fransiskus akan berkunjung ke negara di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada September mendatang.

"Kita mendengar ada rencana Paus melawat ke Asia Tenggara, dan ada keinginan juga untuk berkunjung ke Indonesia," kata Teuku Faizasyah kepada Kompas.com, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Bertemu Paus Fransiskus, Katib Aam PBNU Bahas Konflik Antar-Agama

Rencana kunjungan Paus Fransiskus membuat Presiden Jokowi tidak ingin melepaskan kesempatan untuk mengundang Paus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio.

"Berdasarkan perkembangan ini Presiden Jokowi mengirim undangan pada Paus jika jadi melawat ke Asia tenggara juga ke Indonesia," tuturnya.

Berdasarkan salinan surat undangan yang diterima kompas.com, undangan itu dikirim pada 16 Januari 2020 lalu.

Baca juga: Beri Pesan Natal, Ini yang Diserukan Paus Fransiskus

Berikut isi surat tersebut:

Yang Teramat Mulia,

Atas nama Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia, saya menyampaikan salam hangat kepada Yang Terhormat Mulia serta Pemerintah Takhta Suci Vatikan.

Saya telah menerima kabar bahwa Yang Teramat Mulia berencana untuk mengunjungi Indonesia pada bulan September tahun ini.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X