Keberadaan Pansus Jiwasraya Dinilai Bisa Gembosi Penegakan Hukum

Kompas.com - 17/01/2020, 18:29 WIB
Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo dalam wawancara bersama awak media di Jakarta, Selasa (1/10/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYADirektur Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo dalam wawancara bersama awak media di Jakarta, Selasa (1/10/2019).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo tidak setuju dengan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Dia khawatir keberadaan pansus justru akan mengganggu proses penegakan hukum.

"Saya malah khawatir kalau pansus terlalu dini akan dipakai untuk menggembosi penegakan hukum dan dipakai oleh para yang kemungkinan terlibat itu," kata Prastowo di acara bedah buku dan diskusi 'Menjerat Gus Dur, Menjebak Jokowi: Belajar dari Bulog Gate, Ke Mana BUMN Gate Era Jokowi Berujung?' di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Kejagung Cekal 13 Orang Terkait Kasus Jiwasraya, Tersangka Kemungkinan Bertambah

Menurutnya pemerintah juga harus mengambil sikap atas Jiwasraya. Sebab, kasus ini telah merugikan banyak nasabah.

"Selamatkan mereka segera kirim sinyal ke publik pemerintah mau ngapain," ungkapnya.

"Jangan sampai karena kasus ini industri keuangan kita hancur. Jangan sampai karena politik saya tidak setuju pansus. saya tidak yakin dengan kompetensi DPR century hasilnya apa enggak menghasilkan apapun," ucapnya.

Sebelumnya, krisis keuangan di tubuh PT Asuransi Jiwasraya memunculkan wacana pembentukan pansus oleh DPR RI.

Sejumlah fraksi di DPR menilai pansus merupakan wadah tepat bagi anggota dewan untuk turut mengawal dan mengawasi pengusutan kasus dugaan korupsi di perusahaan asuransi berpelat merah itu.

Usulan Pansus Jiwasraya bahkan sempat menggema di rapat paripurna DPR, Senin (13/1/2020).

Anggota dewan dari sejumlah fraksi menyampaikan interupsi terkait pembentukan Pansus Jiwasraya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PKPU Pilkada, Kampanye Akbar Nonvirtual Digelar di Daerah Bebas Covid-19

PKPU Pilkada, Kampanye Akbar Nonvirtual Digelar di Daerah Bebas Covid-19

Nasional
KPU Atur Metode Kampanye Pilkada dengan Protokol Covid-19, Ini Rincinya

KPU Atur Metode Kampanye Pilkada dengan Protokol Covid-19, Ini Rincinya

Nasional
KPU Longgarkan Batasan Jumlah Maksimal Alat Peraga Kampanye Pilkada

KPU Longgarkan Batasan Jumlah Maksimal Alat Peraga Kampanye Pilkada

Nasional
UPDATE: RSKI Pulau Galang Rawat 16 Pasien Positif Covid-19

UPDATE: RSKI Pulau Galang Rawat 16 Pasien Positif Covid-19

Nasional
Buron Tersangka Pembobolan BNI Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Buron Tersangka Pembobolan BNI Maria Pauline Lumowa Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Nasional
Ditanya Isu Reshuffle oleh Politisi PKB dan Demokrat, Jokowi Tertawa

Ditanya Isu Reshuffle oleh Politisi PKB dan Demokrat, Jokowi Tertawa

Nasional
Kasus ABK WNI Meninggal di Kapal China Kembali Terjadi, Kapolri Diminta Bertindak

Kasus ABK WNI Meninggal di Kapal China Kembali Terjadi, Kapolri Diminta Bertindak

Nasional
Gunakan Heli Merah Putih, Presiden Jokowi Tiba di Kapuas

Gunakan Heli Merah Putih, Presiden Jokowi Tiba di Kapuas

Nasional
UPDATE: Tambah 83, RSD Wisma Atlet Tangani 924 Pasien Positif Covid-19

UPDATE: Tambah 83, RSD Wisma Atlet Tangani 924 Pasien Positif Covid-19

Nasional
Jika Tak Bisa Cetak Dokumen Kependudukan secara Mandiri, Ini Saran Dukcapil

Jika Tak Bisa Cetak Dokumen Kependudukan secara Mandiri, Ini Saran Dukcapil

Nasional
Jokowi Sebut Krisis Ekonomi Global akibat Pandemi Covid-19 Mengerikan

Jokowi Sebut Krisis Ekonomi Global akibat Pandemi Covid-19 Mengerikan

Nasional
Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dilakukan pada Masa 'Injury Time'

Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dilakukan pada Masa "Injury Time"

Nasional
Menristek: Sebagian Besar Tipe Virus Corona di Indonesia Punya Kesamaan dengan Wuhan

Menristek: Sebagian Besar Tipe Virus Corona di Indonesia Punya Kesamaan dengan Wuhan

Nasional
Wapres Beri Bantuan Pesantren di Sukabumi untuk Terapkan Protokol Kesehatan

Wapres Beri Bantuan Pesantren di Sukabumi untuk Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Bertemu Buron 17 Tahun Maria Pauline, Yasonna: Hadapi Saja dengan Tenang

Bertemu Buron 17 Tahun Maria Pauline, Yasonna: Hadapi Saja dengan Tenang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X