Kompas.com - 07/01/2020, 21:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Inggris, Stela Nau mengatakan, kasus Reynhard Sinaga menjadi pelajaran bersama bagi pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri.

"Kita menjadikan kejadian ini menjadi peringatan bersama, jika dalam melaksanakan kegiatan ke depan, beraktivitas ke depan untuk lebih berhati-hati," ujar Stela saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Stela mengatakan, dari peristiwa Reynhard juga akan membuat ke depannya para pelajar Indonesia di Inggris akan saling mengingatkan dan merangkul satu sama lain.

"Ke depan kita hanya saling mengingatkan satu sama lain, saling merangkul," kata dia.

Baca juga: PPI Sebut Kasus Reynhard Sinaga Tak Ganggu Aktivitas Pelajar Indonesia di Inggris

Di sisi lain, Stela mengatakan bahwa PPI Inggris menghormati proses hukum yang tengah dijalani Reynhard Sinaga.

Dia mengatakan, dukungan terhadap Reynhard sudah dilakukan KBRI untuk Inggris, salah satunya melalui pendampingan hukum.

"Dari pemberitaan media dan jawaban KBRI kepada teman-teman media, bahwa pendampingan sudah diberikan kepada Reynhard hingga akhirnya kemarin divonis. Jadi kami menghormati apa yang sudah dilakukan," kata dia.

Baca juga: Kemenlu Tangani Kasus Pemerkosaan oleh Reynhard Sinaga sejak 2017

Dilansir dari BBC Indonesia, Hakim Suzanne Goddard dalam putusannya pada Senin (6/1/2020) menyebutkan, Reynhard Sinaga "sama sekali tidak menunjukkan penyesalan" dan "tidak memedulikan kondisi korban" ketika melakukan aksinya.

Sejak awal persidangan, Reynhard Sinaga selalu mengatakan bahwa hubungan seksual itu dilakukan atas dasar suka sama suka. Reynhard tidak bereaksi saat hukuman dijatuhkan.

Reynhard Sinaga disebutkan melakukan tindak pemerkosaan ini di apartemennya di pusat kota Manchester.

Dengan berbagai cara, ia mengajak korban ke tempat tinggalnya dan membius mereka dengan obat yang dicampur minuman beralkohol. Sasaran Reynhard biasanya laki-laki yang sedang sendirian.

Baca juga: Sebelum Ditangkap, Reynhard Sinaga Dihajar oleh Korban yang Dia Perkosa

Sejumlah korban diperkosa berkali-kali oleh Reynhard dan difilmkan dengan menggunakan dua telepon selulernya, satu untuk jarak dekat dan satu dari jarak jauh.

Dalam sidang vonis, Jaksa Penuntut Iain, Simkin, memaparkan dampak pemerkosaan yang dialami para korban. Salah seorang korban dipastikan hadir dalam sidang ini.

Para korban mengalami trauma mendalam, dan sebagian "mencoba bunuh diri" akibat tindakan biadab Reynhard Sinaga.

"Bila tidak ada ibu saya, saya mungkin sudah bunuh diri," kata Simkin mengutip seorang korban.

Pejabat dari unit kejahatan khusus, Kepolisian Manchester Raya, Mabs Hussain, menyebutkan, pemerkosaan berantai ini adalah " kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah hukum Inggris".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.