PPI Sebut Kasus Reynhard Sinaga Tak Ganggu Aktivitas Pelajar Indonesia di Inggris

Kompas.com - 07/01/2020, 19:32 WIB
Rekaman CCTV saat Reynhard Sinaga keluar dari apartemennya di Manchester. Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup setelah terbukti melakukan 159 pemerkosaan, dan merupakan kasus terbesar dalam sejarah hukum di Inggris. CCTV GREATER MANCHESTER POLICE via BBC IndonesiaRekaman CCTV saat Reynhard Sinaga keluar dari apartemennya di Manchester. Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup setelah terbukti melakukan 159 pemerkosaan, dan merupakan kasus terbesar dalam sejarah hukum di Inggris.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) United Kingdom (UK) Stela Nau mengatakan bahwa para pelajar asal Indonesia tidak terdampak atas kasus Reynhard Sinaga yang membuat gempar seantero Inggris.

"Dampak langsung tidak ada sebenarnya, karena teman-teman kita, mahasiswa di sini tetap kuliah seperti biasa, tetap beraktivitas seperti biasa," ujar Stela saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/1/2020).

Dia mengatakan, sejumlah surat kabar Inggris sempat menjadikan kasue Reynhard Sinaga terpampang di halaman muka pada hari lalu.

Baca juga: Tampan, Pintar dan Kaya: Mengapa Reynhard Sinaga Melakukan Pemerkosaan?

Hal itu terjadi lantaran kasus tersebut tergolong cukup besar dan sebelumnya tidak pernah terjadi di Inggris.

Di sisi lain, kasus tersebut juga menjadi perhatian tersendiri bagi pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris.

Mengingat, keberadaan mereka secara tidak langsung representasi Indonesia.

Kendati demikian, Stela Nau menegaskan bahwa pelajar Indonesia tak mendapat dampak sosial dari kasus Reynhard Sinaga.

"Kalau dampak bahwa ini menganggu perkuliahan dan menjadi problem tersendiri bagi interaksi kita dengan masyarakat yang ada di sini maupun dengan kampus, tidak ada. Semuanya berjalan dengan normal, dengan lancar," ucap Stela.

Baca juga: Kemenlu Tangani Kasus Pemerkosaan oleh Reynhard Sinaga sejak 2017

Stela mengimbau, para pelajar yang tergabung dalam cabang PPI Inggris untuk saling menjaga dan saling merangkul agar kasus Reynhard tak terulang.

"Saling mengingatkan, saling merangkul supaya kasus kasus seperti Reynhard ini tidak terulang lagi dan kita jadi semakin kuat, semakin solid ke depan membawa nama Indonesia," ucap Stela.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Didesak Lipat Gandakan Tempat Isolasi Terpusat di DKI

Pemerintah Didesak Lipat Gandakan Tempat Isolasi Terpusat di DKI

Nasional
Menkes Ungkap Kriteria Pasien Omicron yang Perlu Dirawat di RS: Lansia, Punya Komorbid, hingga Belum Divaksin

Menkes Ungkap Kriteria Pasien Omicron yang Perlu Dirawat di RS: Lansia, Punya Komorbid, hingga Belum Divaksin

Nasional
Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Tak Hadir Saat Pengumuman Tersangka Dana PEN Kolaka Timur

Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto Tak Hadir Saat Pengumuman Tersangka Dana PEN Kolaka Timur

Nasional
Draf UU IKN Lengkap, Kini Siap Diantar ke Kemensetneg

Draf UU IKN Lengkap, Kini Siap Diantar ke Kemensetneg

Nasional
Menkes: Kalau Level PPKM Naik, Otomatis yang Ikut PTM Turun

Menkes: Kalau Level PPKM Naik, Otomatis yang Ikut PTM Turun

Nasional
Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Disebut Terima 21 Kali Transferan Ratusan Juta dalam Korupsi di Ditjen Pajak

Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Disebut Terima 21 Kali Transferan Ratusan Juta dalam Korupsi di Ditjen Pajak

Nasional
Menkes: 854 Pasien Omicron Pernah Dirawat di RS, 461 di Antaranya OTG

Menkes: 854 Pasien Omicron Pernah Dirawat di RS, 461 di Antaranya OTG

Nasional
Menkes Sebut Seluruh Jawa dan Bali Terinfeksi Omicron, Ini Pola Penyebarannya...

Menkes Sebut Seluruh Jawa dan Bali Terinfeksi Omicron, Ini Pola Penyebarannya...

Nasional
Kejagung Panggil Dua Purnawirawan Jenderal Sebagai Saksi Kasus Satelit Kemenhan

Kejagung Panggil Dua Purnawirawan Jenderal Sebagai Saksi Kasus Satelit Kemenhan

Nasional
JK Dukung Pemindahan Ibu Kota: Memberikan Otonomi Lebih Baik

JK Dukung Pemindahan Ibu Kota: Memberikan Otonomi Lebih Baik

Nasional
Antar UU IKN ke Setneg, Sekjen DPR: Ada 11 Bab 44 Pasal

Antar UU IKN ke Setneg, Sekjen DPR: Ada 11 Bab 44 Pasal

Nasional
UPDATE 27 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 60,70 Persen

UPDATE 27 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 60,70 Persen

Nasional
KSAD Sebut Sertijab Danjen Kopassus Digelar Senin 31 Januari

KSAD Sebut Sertijab Danjen Kopassus Digelar Senin 31 Januari

Nasional
UPDATE 27 Agustus: Bertambah 1.643, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.129.305

UPDATE 27 Agustus: Bertambah 1.643, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.129.305

Nasional
'Setelah 76 Tahun, Masak RI Belum Dianggap Mampu Kelola Kedaulatan di Ruang Udara Sendiri?'

"Setelah 76 Tahun, Masak RI Belum Dianggap Mampu Kelola Kedaulatan di Ruang Udara Sendiri?"

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.