Minta Publik Percayai Prakiraan Cuaca, BMKG: Akurasi Kami sampai 85 Persen

Kompas.com - 03/01/2020, 15:43 WIB
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019). KOMPAS.com/DIAN ERIKAKepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Dwikorita Karnawati meminta masyarakat memercayai prakiraan cuaca yang dirilis oleh BMKG.

Dwikorita menyebut, masih banyak warga yang tidak memercayai prakiraan cuaca yang dirilis BMKG padahal prakiraan tersebut berdasarkan data.

"Di publik masih mengira peringatan dini adalah perkiraaan, bukan prakiraaan. Ini yang dipahami, padahal peringatan dini dari BMKG adalah prakiraaan, dasarnya data," kata Dwikorita di Kantor BPPT, Jumat (3/1/2020).

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Indonesia Hingga Besok

Diwkorita mengatakan, prakiraan cuaca yang dirilis BMKG telah diolah melalui sejumlah proses, mulai dari memperoleh data dari radar dan satelit, dihitung secara matematis, hingga diverifikasi dengan data lokal.

Menurut Dwikorita, tingkat akurasi kebenaran prakiraan cuaca yang dirilis BMKG mencapai 80-85 persen.

"Mohon dengan sangat percayalah prakiraan, memang bisa salah, perhitungan itu bukan Tuhan, jadi pasti ada akurasi yang terbatas. Akurasi kami 80-85 persen, jadi kalau ada yang meleset sekitar 15-10 persen itu keterbatasnya," ujar Dwikorita.

Ia menyampaikan, besarnya dampak banjir pada awal 2020 di Jabodetabek merupakan salah satu akibat dari masyarakat yang tidak mempercayai prakiraan cuaca.

Baca juga: Mendagri Minta Perusahaan yang Punya Program CSR Bantu Korban Banjir

Sebab, kata Dwikorita, pada akhir Desember 2019 lalu BMKG sudah beberapa kali merilis peringatan dini akan adanya cuaca ekstrem di Jabodetabek pada awal 2020.

"Peringatan dini yang sudah disampaikan seminggu sebelumnya, tanggal 23, tanggal 27, tanggal 28, terakhir bersama Kepala BNPB tanggal 30 Desember ternyata kita belajar, mungkin dianggap dampaknya dianggal kurang dahsyat," kata Dwikorita.

Hujan yang mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2020) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Jabodetabek.

Hingga Jumat pagi ini, BNPB mencatat terdapat 35 korban tewas akibat banjir di Jabodetabek tersebut.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Catat Rekor Harian Tinggi, Epidemiologi Sebut Indonesia Belum Capai Puncak Pandemi

Meski Catat Rekor Harian Tinggi, Epidemiologi Sebut Indonesia Belum Capai Puncak Pandemi

Nasional
Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Keterwakilan Perempuan di Struktur Kepengurusan Gerindra yang Baru 33,56 Persen

Nasional
Pesan Erick Thohir kepada Ahok: Jaga Kekompakan Pertamina

Pesan Erick Thohir kepada Ahok: Jaga Kekompakan Pertamina

Nasional
100 Tahun Kedatangan Warga Korea ke Indonesa, Wapres: Hubungan Baik Ini Harus Dijaga

100 Tahun Kedatangan Warga Korea ke Indonesa, Wapres: Hubungan Baik Ini Harus Dijaga

Nasional
Susunan Pengurus Gerindra Terbaru, dari  Ketua Umum, Pengurus Harian hingga 12 Wakil

Susunan Pengurus Gerindra Terbaru, dari Ketua Umum, Pengurus Harian hingga 12 Wakil

Nasional
Erick Thohir Minta Ahok Fokus Benahi Masalah Internal Pertamina

Erick Thohir Minta Ahok Fokus Benahi Masalah Internal Pertamina

Nasional
UPDATE 20 September: 3.738 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 20 September: 3.738 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Penyelenggaraan Pilkada Diharapkan Tak Terhambat Akibat 2 Komisioner KPU Positif Covid-19

Penyelenggaraan Pilkada Diharapkan Tak Terhambat Akibat 2 Komisioner KPU Positif Covid-19

Nasional
Covid-19 di Tengah Penyelenggara dan Desakan Penundaan Pilkada Serentak

Covid-19 di Tengah Penyelenggara dan Desakan Penundaan Pilkada Serentak

Nasional
IDI Sudah Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Bakal Tinggi

IDI Sudah Prediksi Penambahan Kasus Covid-19 Bakal Tinggi

Nasional
Menko PMK: Inisiatif Daerah Diperlukan dalam Penanganan Covid-19

Menko PMK: Inisiatif Daerah Diperlukan dalam Penanganan Covid-19

Nasional
Cek Stok Beras di Kediri, Menko PMK Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

Cek Stok Beras di Kediri, Menko PMK Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

Nasional
Penambahan Kasus Covid-19 Tinggi, Pemerintah Dinilai Tak Tegas Bikin Kebijakan

Penambahan Kasus Covid-19 Tinggi, Pemerintah Dinilai Tak Tegas Bikin Kebijakan

Nasional
Para Ketua Umum Parpol Perlu Bersepakat Tak Gelar Kampanye Langsung

Para Ketua Umum Parpol Perlu Bersepakat Tak Gelar Kampanye Langsung

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | Sederet Pengurus Baru Partai Gerindra

[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | Sederet Pengurus Baru Partai Gerindra

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X