[POPULER NASIONAL] Petinggi TNI Dikumpulkan Jokowi | Tetangga Novel Laporkan Politikus PDI-P

Kompas.com - 19/11/2019, 05:39 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan disela penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian dan Lembaga, serta Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Presiden mengatakan bahwa DIPA yang ditransfer ke kementerian dan lembaga sebesar Rp909 Triliun dan Rp556 triliun untuk pemerintah daerah beserta dana desa secepatnya digunakan terutama untuk belanja modal. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo menyampaikan arahan disela penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian dan Lembaga, serta Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Presiden mengatakan bahwa DIPA yang ditransfer ke kementerian dan lembaga sebesar Rp909 Triliun dan Rp556 triliun untuk pemerintah daerah beserta dana desa secepatnya digunakan terutama untuk belanja modal. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pd.

JAKARTA, KOMPAS.com - Secara bergantian, Presiden Joko Widodo mengumpulkan para pejabat tinggi TNI Angkatan Udara dan Angkatan Laut di Istana Kepresidenan, Senin (18/11/2019).

Pimpinan komando kewilayahan TNI AL diterima terlebih dulu oleh Jokowi sekitar pukul 09.30 WIB. Jumlah mereka sekitar 24 orang.

Satu jam kemudian, giliran pimpinan komando kewilayahan TNI AU yang diterima Jokowi. Mereka ada sekitar 19 orang.


Menurut Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, pertemuan dengan kedua matra tersebut merupakan pertemuan lanjutan setelah pada 14 November lalu, Presiden bertemu dengan para petinggi TNI Angkatan Darat.

"Yang disampaikan secara normatif oleh Presiden terhadap AD, AL, AU, adalah tentang konsensus kebangsaan agar memegang teguh konsensus kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan bela Merah Putih," kata Fadjroel usai pertemuan.

Selain itu, lanjut Fadjroel, Presiden menyampaikan agar TNI dan Polri menjaga bersama-sama agenda besar pembangunan yang dikerjakan pemerintah.

Baca juga: Jokowi Kumpulkan Pimpinan TNI AU dan TNI AL, Ada Apa?

"Baik terkait peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi, dan transformasi ekonomi," ujar dia.

Berita tersebut menjadi kabar terpopuler di rubrik Nasional Kompas.com sepanjang, kemarin.

Berita selanjutnya yakni laporan Yasri Yudha Yahya terhadap politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya. Yudha merupakan tetangga penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan.

Yudha merupakan saksi mata yang melihat secara langsung kondisi Novel pascadisiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X