SOROT POLITIK

Airlangga Instruksikan Kader Golkar Kawal 5 Program Utama Jokowi

Kompas.com - 20/10/2019, 21:45 WIB
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, saat syukuran ulang tahun ke-55 Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Minggu (20/10/2019) KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDIKetua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono, saat syukuran ulang tahun ke-55 Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Minggu (20/10/2019)

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menginstruksikan seluruh kader Partai Golkar untuk menjadikan 5 program utama Presiden RI Joko Widodo sebagai acuan dalam membangun bangsa.

Joko Widodo saat pidato pelatikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Kompleks Parlemen memaparkan 5 program utama yang akan dijalankan sepanjang 2019 hingga 2024.

Kelima program itu yakni pembangunan sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, melanjutkan pembangunan infrastruktur yang tersambung dengan kegiatan perekonomian, deregulasi yang bertujuan menciptakan kemudahan berusaha, debirokratisasi, dan transformasi perekonomian.


"Lima program utama itu menjadi pegangan bagi kader-kader Partai Golkar untuk menata bangsa ke depan," kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, usai syukuran ulang tahun ke-55 Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Minggu (20/10/2019).

Baca juga: Jokowi Analogikan Hasil Program Pemerintah dengan SMS atau Whatsapp

Ia mengajak seluruh komponen Partai Golkar untuk berkontribusi bagi kemajuan Tamah Air.

"Marilah kita buktikan lewat partisipasi aktif kader Partai Golkar, kita akan mampu membangun sebuah negeri yang modern, sejahtera, adil, makmur, serta penuh toleransi," katanya.

Tak cuma itu, Airlangga mengimbau seluruh kader Partai Golkar untuk bersiap menyambut pilkada serentak yang akan digelar pada 2020.

Agenda lain yang tak kalah penting, ia melanjutkan, yakni revisi Undang-undang Politik.

Untuk itu, Airlangga mengajak seluruh politisi Golkar di Senayan untuk menyiapkan langkah-langkah strategis.

Baca juga: Anggaran Pilkada Serentak 2020 Diperkirakan Lebih Dari Rp 15 Triliun

"Mudah-mudahan dalam rangka ulang tahun ke-55, Partai Golkar mendapat bimbingan Tuhan dan dengan seluruh upaya kader Partai Golkar seluruh cita-cita tersebut bisa terwujud," kata dia.

Sebagai informasi, Partai Golkar memperingati hari jadi ke-55 pada Minggu (20/10/2019).

Dalam peringatan ulang tahun yang digelar sederhana di kantor DPP Partai Golkar itu, Airlangga memotong tumpeng.

Ia pun menyerahkan potongan tumpeng kepada tokoh-tokoh senior Partai Golkar yakni Wakil Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Ketua Majelis Etik Mohammad Hatta.

Baca juga: Politisi Golkar Berziarah ke Taman Makam Pahlawan

Ia mengatakan, perayaan ulang tahun Golkar akan digelar berbarengan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019) di Jakarta Convention Center.

Rencananya, Golkar mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Para gelaran itu, Golkar akan menyampaikan penghargaan terhadap kader Golkar dari daerah yang telah bekerja keras selama pemilu legislatif 2019.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri), Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dan Ketua PPK Kosgoro 1957 Agung Laksono saat Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) V Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, organisasi sayap Partai Golkar, di Hotel Kartika Chandra, Rabu (31/7/2019)Dok. Setwapres Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kiri), Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dan Ketua PPK Kosgoro 1957 Agung Laksono saat Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) V Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, organisasi sayap Partai Golkar, di Hotel Kartika Chandra, Rabu (31/7/2019)

Selain itu, Golkar akan memberi penghargaan pada tokoh Golkar, Jusuf Kalla.

"Beliau merupakan kader Partai Golkar yang telah dua kali menjabat Wakil Presiden RI dan telah memberi sumbangan yang luar biasa bagi bangsa," ujarnya.

Pasca reformasi, ia melanjutkan, Partai Golkar baru pertama kali berhasil menempatkan kadernya sebagai Ketua MPR RI.

Bambang Soesatyo terpilih sebagai Ketua MPR RI 2019-2024 usai menjabat Ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto.

Politisi Golkar, Azis Syamsuddin, juga berhasil menjabat Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024.

Kader Golkar juga menjabat Wakil Ketua MPR RI 2019-2024 dari unsur DPD RI, Fadel Muhammad. Selain itu, politisi Golkar yang juga menjabat Wakil Ketua DPD RI yakni Mahyudin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD, Komnas HAM, dan Jaksa Agung Bertemu, Bahas Penuntasan 11 Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Mahfud MD, Komnas HAM, dan Jaksa Agung Bertemu, Bahas Penuntasan 11 Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Komnas HAM: Jika Pendekatan Pemkot Baik, Warga Tamansari Bersedia Dimediasi

Komnas HAM: Jika Pendekatan Pemkot Baik, Warga Tamansari Bersedia Dimediasi

Nasional
Hari HAM Sedunia, Komnas HAM Surati Jokowi soal Tiga Masalah Utama

Hari HAM Sedunia, Komnas HAM Surati Jokowi soal Tiga Masalah Utama

Nasional
Wawancara Khusus - Mahfud MD Menjawab Rumor hingga Bicara Upaya Atasi Industri Hukum - (Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Wawancara Khusus - Mahfud MD Menjawab Rumor hingga Bicara Upaya Atasi Industri Hukum - (Bagian 1 dari 2 Tulisan)

Nasional
Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Mendagri Instruksikan Ini ke Kepala Daerah

Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Mendagri Instruksikan Ini ke Kepala Daerah

Nasional
Kasus Tamansari, Komnas HAM Minta Kapolda Jawa Barat Tegur Anak Buahnya

Kasus Tamansari, Komnas HAM Minta Kapolda Jawa Barat Tegur Anak Buahnya

Nasional
PKPI Tak Persoalkan Dana Parpol, Ada atau Tak Ada Optimistis Tetap Eksis

PKPI Tak Persoalkan Dana Parpol, Ada atau Tak Ada Optimistis Tetap Eksis

Nasional
LPSK Pastikan Lindungi Keluarga Randi-Yusuf dari Intimidasi

LPSK Pastikan Lindungi Keluarga Randi-Yusuf dari Intimidasi

Nasional
Berkat Jalur Layang KA, Waktu Tempuh Stasiun Medan - Bandara Kualanamu Hanya 28 Menit

Berkat Jalur Layang KA, Waktu Tempuh Stasiun Medan - Bandara Kualanamu Hanya 28 Menit

Nasional
Ketua DPR: Jangan Sampai Penggusuran Rugikan Masyarakat dan Semena-mena

Ketua DPR: Jangan Sampai Penggusuran Rugikan Masyarakat dan Semena-mena

Nasional
Ketum PKPI: Kalau Dana Parpol Harus Terbuka, Kami Siap...

Ketum PKPI: Kalau Dana Parpol Harus Terbuka, Kami Siap...

Nasional
Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Antisipasi Ancaman Teror hingga Sweeping

Libur Natal dan Tahun Baru 2020, Pemerintah Antisipasi Ancaman Teror hingga Sweeping

Nasional
Dilema Pekerja Media, Membela dan Jadi Korban Pelanggaran HAM

Dilema Pekerja Media, Membela dan Jadi Korban Pelanggaran HAM

Nasional
Alasan Rekam Jejak, Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Alasan Rekam Jejak, Jokowi Tunjuk Wiranto Jadi Ketua Wantimpres

Nasional
PPP Minta Anggota Dewan Pengawas KPK Tak Aktif di Parpol

PPP Minta Anggota Dewan Pengawas KPK Tak Aktif di Parpol

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X