Isu Calon Menhan, Ngabalin Sebut Prabowo Punya Karier Militer Luar Biasa

Kompas.com - 16/10/2019, 19:44 WIB
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. Fabian Januarius KuwadoTenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto digadang-gadang telah ditawari posisi Menteri Pertahanan di Kabinet Kerja Jilid II.

Meski juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak membantahnya, namun pihak Istana Kepresidenan tidak menepisnya, tak juga mengiyakan.

Tenaga ahli di Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin juga mengaku mendengar kabar tersebut. Jika kabar tersebut benar, Ngabalin menganggap hal tersebut patut disyukuri.

"Kalaulah nanti benar seperti yang ditulis banyak orang dan yang kita dengar terkait kemungkinan beliau menjadi menteri pertahanan atau lain-lain, saya Alhamdulillahirabbil'alamin," kata Ngabalin di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Dahnil: Tak Ada Tawaran Menteri ke Pak Prabowo

Ngabalin menganggap Prabowo memiliki karier militer yang gemilang untuk menempati posisi tersebut.

"Karena pasti sudah punya latar belakang militer yang luar biasa. Kita tahu itu akan memberikan kontribusi terhadap kerja sistem pertahanan negara," kata politisi Partai Golkar ini.

Terkait dua nama lainnya yang juga diisukan masuk kandidat penghuni kabinet, Fadli Zon dan Edhy Prabowo, Ngabalin memberi jawaban berbeda.

"Fadli Zon enggak tahu ya," kata Ngabalin, sambil menggaruk kepala.

"(Edhy Prabowo) rumor yang beredar kan diusulkan begitu. Mudah-mudahan iya," ucap Ngabalin.

Baca juga: 3 Sikap Politik Prabowo di Hadapan Ribuan Kader Gerindra

Sebelumnya diberitakan, Dahnil menyatakan bahwa Prabowo dan petinggi partai tidak pernah membicarakan nama-nama yang ditawarkan menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Ia juga membantah adanya kabar yang menyebut Prabowo menginginkan posisi menteri tertentu dalam kabinet.

Menurut Dahnil, belum pernah ada tawaran posisi menteri yang ditawarkan kepada Prabowo.

"Bagaimana mungkin dibahas (posisi menteri) apabila tidak ditawarkan," kata Dahnil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X