Wapres: Masyarakat Harus Dimajukan Masjid

Kompas.com - 04/10/2019, 04:10 WIB
Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyampaikan sambutan saat pelantikan pengurus wilayah DMI Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (3/10/2019). Pelantikan pengurus wilayah DMI Jawa Timur periode 2019-2024 tersebut diharapkan dapat mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat. ANTARA FOTO/Moch Asim/aww. ANTARA FOTO/Moch AsimWakil Presiden sekaligus Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyampaikan sambutan saat pelantikan pengurus wilayah DMI Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (3/10/2019). Pelantikan pengurus wilayah DMI Jawa Timur periode 2019-2024 tersebut diharapkan dapat mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat dakwah, pengembangan masyarakat dan persatuan umat. ANTARA FOTO/Moch Asim/aww.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, masjid tak hanya dibangun untuk beribadah, tetapi juga memiliki fungsi ekonomi. Hal itu sejalan dengan program pemerintah yang paling menonjol, yakni mengurangi kemiskinan.

"Dengan masjid yang makmur, maka Indonesia menjadi unggul," ujar Kalla dalam acara pelantikan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur di Islamic Center, Surabaya, Kamis (3/10/2019).

Baca juga: Jusuf Kalla Minta Masjid Ikut Menghapuskan Kemiskinan

Ia menyatakan, masjid memiliki peluang besar untuk turut menyejahterakan masyarakat di sekelilingnya.

Hal itu terlihat saat masjid dipenuhi pedagang sebelum maupun seusai salat Jumat atau hari besar Islam lainnya.

Wapres menilai di situ salah satu fungsi masjid dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya. Hal tersebut, kata Kalla, harus lebih dioptimalkan.

"Banyak sekarang masjid kalau habis Jumatan penuh dengan pedagang. Alhamdulillah berjalan. Jangan dilarang, biarkan saja. Jadi laku barang-barang umat di situ," tutur dia.

Wapres pun meminta usaha kecil dapat dibina dan ditingkatkan melalui masjid. Dengan demikian bukan hanya masjidnya yang maju dan indah, tetapi masyrakat sekelilingnya pun terbantu.

Baca juga: Kenangan Wapres Kalla, Pernah Dijewer Saat Main di Masjid

"Bagaimana menghubungkan bank syariah atau bank biasa dengan masjid. Bikin pelatihan-pelatihan di masjid. Undang orang (dari Kementerian) Perindustrian untuk berbicara bagaimana insdustri kecil bisa dikelola dan sebagainya," ujar Wapres.

"Karena ini adalah masjid masyarakat, jadi masyarakat harus dimajukan dengan Dewan Masjid," sambung dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Nasional
Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Nasional
Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Nasional
Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Nasional
Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Nasional
Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Nasional
Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Nasional
KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

Nasional
Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Nasional
Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Nasional
Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Nasional
Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Nasional
Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Nasional
Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Nasional
Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X