4 Anggota DPRD Lampung Tengah Didakwa Terima Suap dengan Total Rp 9,69 Miliar

Kompas.com - 19/09/2019, 19:39 WIB
Empat anggota DPRD Lampung Tengah didakwa menerima suap dari mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa dan mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah Taufik Rahman sebesar Rp 9,69 miliar. KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMANEmpat anggota DPRD Lampung Tengah didakwa menerima suap dari mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa dan mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah Taufik Rahman sebesar Rp 9,69 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak empat anggota DPRD Lampung Tengah didakwa menerima suap dari mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa dan mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah Taufik Rahman sebesar Rp 9,69 miliar.

Keempat anggota DPRD Lampung Tengah yang didakwa itu adalah Achmad Junaidi Sunardi; Raden Zugiri; Zainuddin dan Bunyana.

Mereka disebut menerima suap bersama anggota DPRD lainnya, yaitu Natalis Sinaga dan Rusliyanto yang telah divonis bersalah.

"Menerima sesuatu berupa uang sejumlah Rp 1,2 miliar; Rp 1,5 miliar; Rp 1,5 miliar; Rp 2 miliar; Rp 2 miliar; Rp 495 juta serta Rp 1 miliar yang keseluruhannya berjumlah Rp 9,695 miliar," kata jaksa KPK Ali Fikri saat membaca surat dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (19/9/2019).


Baca juga: Anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto Divonis 4 Tahun Penjara

Suap tersebut dimaksudkan agar keempat terdakwa ikut menyetujui rencana pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sejumlah Rp 300 miliar.

Kemudian agar mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018.

Atas perbuatannya, mereka didakwa melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah Natalis Sinaga Divonis 5,5 Tahun Penjara

Mustafa sebelumnya sudah divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta terkait kasus suap ke sejumlah anggota DPRD Lampung Tengah.

Mustafa juga diwajibkan membayar denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Selain itu, hak politik Mustafa dicabut selama 2 tahun setelah selesai menjalani pidana pokok.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X