Jumat, Prabowo Akan Gelar Rapat Dewan Pembina Partai Gerindra, Bahas Pertemuannya dengan Jokowi

Kompas.com - 17/07/2019, 13:32 WIB
Presiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOPresiden Joko Widodo dan rivalnya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto akhirnya bertemu. Pertemuan terjadi di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menuturkan bahwa ketua umumnya, Prabowo Subianto, akan menggelar rapat dengan Dewan Pembina pada Jumat (19/7/2019).

Dalam rapat tersebut akan hadir seluruh jajaran Dewan Pembina Partai Gerindra yang berjumlah 43 orang, antara lain Hashim Djojohadikusumo, Fadli Zon, dan Ahmad Muzani.

"Menurut pimpinan, Dewan Pembina kami akan melakukan rapat hari Jumat. Jadwalnya insya Allah hari Jumat. Nanti kalau setelah rapat Dewan Pembina insya Allah akan diinformasikan hasilnya seperti apa," ujar Andre saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Surat Prabowo untuk Amien Rais...

Dalam rapat tersebut, lanjut Andre, Prabowo akan menyampaikan dan mengkonsultasikan hasil pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo pada Sabtu (13/7/2019) lalu.

Seperti diketahui Presiden Jokowi dan Prabowo telah bertemu sekaligus makan siang bersama dengan sejumlah elite pendukung mereka.

Selain itu, menurut Andre, Prabowo juga akan bertemu dengan para relawan, kelompok milenials, beberapa tokoh ulama dan koalisi partai yang mendukungnya pada Pilpres 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Saat Pertemuan Jokowi dan Prabowo Diabadikan dalam Lukisan Seharga Rp 10 Juta...

"Yang akan dilakukan Pak Prabowo adalah mengkonsultasikan hasil pertemuan dengan Dewan Pembina.

"Lalu Pak Prabowo juga akan bertemu secara bertahap dengan seluruh pendukung. Emak-emak, relawan, milenial, ulama, partai-partai koalisi, seperti surat yang disampaikan oleh pak prabowo kepada tokoh-tokoh itu," kata Andre.

Kendati demikian, Andre belum dapat memastikan mengenai waktu dan tempat rapat Dewan Pembina Partai Gerindra itu akan digelar.

Ada dua tempat yang diprediksi akan menjadi tempat rapat, yakni kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, dan kantor DPP Partai Gerindra di Jakarta Selatan.

Kompas TV Ketua dewan kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, membacakan isi surat yang dikirim oleh Prabowo Subianto untuk dirinya, Selasa (16/7). Dalam surat tersebut, Prabowo memberitahu rencana pertemuannya dengan presiden terpilih Jokowi. Menurut Amien, pertemuan keduanya ini untuk kepentingan lebih besar, yaitu NKRI. Amien Rais pun meminta semua pihak memberikan kesempatan kepada pemerintahan Jokowi-Ma’ruf untuk membuktikan kinerjanya. Meski mendukung pertemuan Prabowo dan Jokowi, Amien Rais meminta PAN untuk tetap menjadi oposisi pada pemerintahan Jokowi di periode berikutnya dan tidak tergiur dengan tawaran untuk bergabung dengan koalisi Jokowi- Ma'ruf Amin. #AmienRais #SuratPrabowo #PrabowoJokowi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Ingin Sertifikat Vaksin Covid-19 Antarnegara ASEAN Diakui

Jokowi Ingin Sertifikat Vaksin Covid-19 Antarnegara ASEAN Diakui

Nasional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Menkes Usahakan Obat Molnupiravir Tiba Akhir Tahun

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Menkes Usahakan Obat Molnupiravir Tiba Akhir Tahun

Nasional
Luhut Ungkap Temuan Terkait Penerapan Prokes yang Melemah di Sejumlah Daerah

Luhut Ungkap Temuan Terkait Penerapan Prokes yang Melemah di Sejumlah Daerah

Nasional
Pelaku Peretasan Situs Milik BSSN Diduga 'Hacker' dari Brasil

Pelaku Peretasan Situs Milik BSSN Diduga "Hacker" dari Brasil

Nasional
UPDATE 25 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 untuk Petugas Publik sampai Masyarakat Umum

UPDATE 25 Oktober: Capaian Vaksinasi Covid-19 untuk Petugas Publik sampai Masyarakat Umum

Nasional
BSSN: Situs yang Diretas Berisi Data 'Repositori Malware'

BSSN: Situs yang Diretas Berisi Data "Repositori Malware"

Nasional
Azis Mengaku Tak Pernah Kirim Orang untuk Sampaikan Pesan ke Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Azis Mengaku Tak Pernah Kirim Orang untuk Sampaikan Pesan ke Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Nasional
Hampir 20 Juta Orang di Jawa-Bali Diprediksi Akan Lakukan Perjalanan saat Libur Nataru

Hampir 20 Juta Orang di Jawa-Bali Diprediksi Akan Lakukan Perjalanan saat Libur Nataru

Nasional
Tabrakan LRT Jabodetabek, PT INKA: Masinis Terlalu Cepat Berpindah jalur

Tabrakan LRT Jabodetabek, PT INKA: Masinis Terlalu Cepat Berpindah jalur

Nasional
Wajib PCR Jadi Syarat Naik Pesawat Ramai Dikritik, Luhut: Ini untuk Imbangi Relaksasi Aktivitas

Wajib PCR Jadi Syarat Naik Pesawat Ramai Dikritik, Luhut: Ini untuk Imbangi Relaksasi Aktivitas

Nasional
UPDATE 25 Oktober: 3.736 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 Oktober: 3.736 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Airlangga: Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Usai 10 Hari Penutupan PON

Airlangga: Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Usai 10 Hari Penutupan PON

Nasional
Polri: Korban Pinjol Ilegal Bisa Lapor ke Satgas melalui Whatsapp

Polri: Korban Pinjol Ilegal Bisa Lapor ke Satgas melalui Whatsapp

Nasional
Seorang Masinis Terluka dalam Tabrakan LRT Jabodetabek, Sudah Dibawa ke RS

Seorang Masinis Terluka dalam Tabrakan LRT Jabodetabek, Sudah Dibawa ke RS

Nasional
Menko PMK Sebut Lapangan Pekerjaan Tantangan Realisasikan Indonesia Emas 2045

Menko PMK Sebut Lapangan Pekerjaan Tantangan Realisasikan Indonesia Emas 2045

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.