Prabowo Diminta Ulangi Lagi Imbauan Tidak Gelar Aksi Massa

Kompas.com - 15/06/2019, 18:22 WIB
Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem Taufik Basari, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINKetua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem Taufik Basari, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).


JAKARTA, KOMPAS.com - Tim hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Taufik Basari, berharap calon presiden Prabowo Subianto mengulangi kembali imbauan kepada pendukungnya untuk tidak menggelar aksi massa selama persidangan sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Pertama saya mengapresiasi dulu imbuan pertama Pak Prabowo. Tapi, sayangnya imbauannya tidak didengar oleh sebagian pendukungnya. Oleh karena itu, ada baiknya Prabowo mengulang kembali imbaunnya," ujar Taufik saat ditemui dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/2019).

Masa persidangan di MK, tuturnya, sudah transparan dengan adanya siaran langsung di sebagian televisi nasional dan kanal media lainnya. Sehingga, tak perlu ada massa yang datang ke Gedung MK.


Baca juga: Datang ke Sekitar Gedung MK, FPI: Kita Mau Dukung MK

Ia menuturkan, dalam sidang pertama sengketa pilpres yang digelar pada Jumat (14/6/2019), masih terdapat sekelompok orang yang melakukan aksi massa.

"Imbauan pertama Pak Prabowo ini tidak diikuti sebagian pendukungnya. Prabowo harus ulangi lagi imbauanya, kalau perlu berkali-kali menjelang persidangan, sehari sebelumnya, lalu sore harinya imbau lagi, supaya pendukungnya benar-benar mendengar," ujar dia.

Dengan imbauan yang disampaikan berulang kali, seperti diungkapkan Taufik, dirinya yakin pendukung Prabowo tak akan menggelar aksi massa selama persidangan di MK.

Tak hanya Prabowo, ia juga berharap elite politik lainnya memberikan arahan seperti yang dilakukan Prabowo.

Imbauan Prabowo

 

Sebelumnya, Prabowo Subianto meminta para pendukungnya agar tidak menggelar aksi unjuk rasa atau demonstrasi di MK saat sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Prabowo mengatakan, sudah ada delegasi yang mendampingi tim hukum pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang tersebut. Selain itu, ia juga ingin menghindari provokasi dan fitnah.

"Kami putuskan selesaikan (sengketa) melalui jalur hukum dan konstitusi, karena itu saya dan Sandiaga memohon agar pendukung kami untuk tidak berbondong-bondong hadir di MK pada hari-hari mendatang," ujar Prabowo melalui video yang diterimaKompas.com, Selasa (11/6/2019).

"Saya mohon sami'na wato'na, percayalah pada pimpinan dan sungguh-sungguh kalau anda dukung Prabowo-Sandi, mohon tidak perlu hadir di sekitar MK," ucapnya. Baca juga: 5 Imbauan Prabowo kepada Pendukungnya Jelang Sidang Sengketa Pemilu di MK

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X