Hakim Konstitusi Jamin Kelancaran Sidang Sengketa Pemilu 2019

Kompas.com - 13/06/2019, 14:46 WIB
Petugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, MK membuka layanan penerimaan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum 3x24 jam sejak penetapan perolehan suara oleh KPU. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Petugas keamanan melintas di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, MK membuka layanan penerimaan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum 3x24 jam sejak penetapan perolehan suara oleh KPU. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna memastikan bahwa seluruh hakim sudah siap menangani sengketa Pemilu 2019. Sidang sengketa Pemilu 2019 yang pertama akan digelar besok, Jumat (14/6/2019).

Persidangan akan dimulai untuk menangani sengketa pilpres terlebih dahulu. Siang ini, para hakim sudah memeriksa kesiapan ruang sidang yang akan dipakai besok.

"Kami sudah siap. Kami sudah mengecek kursi-kursi yang ada dan segala fasilitas yang diperlukan untuk besok bahwa persidangan akan bisa berjalan dengan lancar," ujar Palguna di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (14/6/2019).

Baca juga: Ada Sidang Hasil Pilpres di MK, Jalan Ditutup dan Lalu Lintas Dialihkan

Pantauan Kompas.com, ruangan sidang sudah disiapkan untuk sidang besok. Nantinya yang bisa masuk ke dalam ruang sidang hanya pemohon, termohon, pihak terkait, dan Bawaslu. Ada juga area untuk kameramen dan fotografer dari media massa.

Untuk pihak lain, MK menayangkan jalannya sidang melalui layar besar di tenda-tenda yang dibangun di sekitar gedung.

Tidak hanya dalam hal teknis, Palguna mengatakan hakim juga sudah siap dengan semua prosedurnya.

Baca juga: Jubir Sebut Ada Pengamanan Ekstra untuk 9 Hakim MK Selama Tangani Sengketa Pemilu

"Sudah kita persiapkan memang sudah dari jauh hari sebelumnya. Sudah ada Bimtek sejak setahun yang lalu, sudah ada pembentukan gugus tugas, dan sebagainya," kata Palguna.

Oleh karena itu, hakim serta jajaran pegawai di MK siap untuk menangani rangkaian sidang nanti. Adapun, sidang sengketa pilpres akan selesai pada 28 Juni nanti. Sedangkan sidang sengketa pileg baru akan dimulai pada Juli 2019.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X