Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Kompas.com - 25/05/2019, 20:21 WIB
Ilustrasi hoaks FreepikIlustrasi hoaks
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

Dalam post itu, pengunggah menyebut lokasi tersebut merupakan situasi jalan tol Jakarta-Cikampek yang ambruk dan menyebabkan antrean panjang.

"Maaf teman-teman arah Jakarta-Cikampek macet total. Jalan tol ambruk," tulisnya dalam unggahan tersebut.

Menanggapi hal itu, General Manager PT Jasa Marga Jakarta Cikampek, Raddy R Lukman mengatakan bahwa antrean panjang kendaraan terjadi akibat bergesernya Steel-I-Girder (SIG) atau balok baja proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek dari truk multi-axle pada Rabu (22/5/2019).

Adapun kejadian ambruknya SIG ini berlokasi di KM 28+600 dan menutup satu lajur jalan.

Atas kejadian ini, PT Jasa Marga memberlakukan penutupan dua lajur dari empat lajur yang dilakukan sejak KM 29 A atau dekat Kali Cikarang dan menerapkan sistem lalu lintas contraflow sejak pukul 08.00 WIB.

Baca juga: [HOAKS] Tol Jakarta-Cikampek Dikabarkan Ambruk

6. Prabowo-Sandiaga pimpin demonstrasi

Sebuah pesan berisi informasi yang menyebutkan adanya aksi unjuk rasa lanjutan yang rencanya akan dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dan digelar di Masjid Al Azhar mulai pukul 14.00 WIB pada Jumat (24/5/2019).

Sementara, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade membantah bahwa aksi unjuk rasa tersebut adalah hoaks.

"Itu hoaks. Jadi, tidak benar bahwa besok setelah shalat Jumat Pak Prabowo akan memimpin demo bersama Bang Sandiaga," ujar Andre yang hadir dalam acara "Kata Netizen" Kompas TV pada Kamis (23/5/2019).

Tak hanya itu, Andre juga menyampaikan, tim BPN berencana mengajukan gugatan sengketa perselisihan hasil pemilu (PHPU) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: [HOAKS] Aksi Demo Dipimpin Prabowo-Sandiaga Setelah Shalat Jumat

7. Obat Paracetamol mengandung virus mematikan

Sebuah akun di Facebook mengunggah tiga foto yang menampilkan tangkapan layar dari pesan WhatsApp mengenai obat parasetamol P-500 mengandung virus Machupo pada awal Mei 2019.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X