Jusuf Kalla: Etisnya yang Kalah Menghampiri, Menelepon kepada yang Menang

Kompas.com - 21/05/2019, 14:31 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, JakartaKompas.com/Rakhmat Nur Hakim Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla sekaligus Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menilai semestinya pihak yang kalah menghampiri dan mengucapkan selamat kepada pemenang Pilpres.

Hal itu disampaikan Kalla menanggapi hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 dimana Jokowi-Ma'ruf unggul.

"Etisnya selalu yang kalah menghampiri. Menelepon yang menang. Saya dulu waktu kalah dengan Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), saya langsung telepon Pak SBY dan mengucapkan selamat dan saya menerima itu," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Kalla mengatakan hasil Pemilu 2019 harus diterima oleh semua pihak karena sudah melalui tahapan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menambahkan semua pihak harus menerimanya dengan jiwa besar.

Baca juga: Jokowi: Saya Sangat Menghargai Prabowo-Sandi ke MK

"Ya. Harus berjiwa besar. Kan cuma dua kan. Kemenangan dan kalah. Tidak ada yang seri," lanjut dia.

KPU menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selaea (21/5/2019) dini hari.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen. Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen.

Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X