Jimly: Lebih Cepat Lebih Baik Jokowi dan Prabowo Bertemu

Kompas.com - 22/04/2019, 15:38 WIB
Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshddiqie, di kantor ICMI, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshddiqie, di kantor ICMI, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia ( ICMI), Jimly Asshddiqie, menilai, rencana pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang diutus oleh Presiden Joko Widodo untuk bertemu calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto adalah langkah yang tepat.

Namun demikian, menurutnya, pertemuan tersebut memang membutuhkan waktu yang tepat di tengah situasi dan kondisi politik yang kini masih tegang pascapemilu.

"Menurut saya itu bagus sekali. Saya sudah singgung juga kepada teman-teman (elite politik) agar segera mengadakan pertemuan, tapi mungkin waktunya belum tepat," ujar Jimly di kantor ICMI, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Jimly menuturkan, ada waktunya bagi Jokowi dan Prabowo untuk bertemu. Ia meyakini kedua capres tersebut memiliki niat yang sama untuk meredakan situasi politik.


Baca juga: Luhut: Hari Minggu Kemarin Janjian, tetapi Pak Prabowo Flu

Ia menyarankan pertemuan yang diwakili Luhut bisa diikuti dengan perjumpaan antara Jokowi dan Prabowo sebelum pengumuman hasil rekapitulasi resmi Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei.

"Kalau setelah 22 Mei itu kelamaan. Lebih cepat lebih baik, tapi pertemuannya meredakan situasi," ucapnya.

Jimly berharap Jokowi dan Prabowo mampu bertemu tanpa membawa-bawa simbol politik. Ia meyakini pertemuan keduanya bisa merangkul masyarakat Indonesia untuk bersatu kembali.

Baca juga: Ini yang Akan Disampaikan Luhut jika Bertemu Prabowo

Sebelumnya, saat jumpa pers di Restoran Plataran, Jakarta, Kamis (18/4/2019) sore, Jokowi mengaku ingin bertemu rivalnya itu.

Ia mengaku sudah mengutus seseorang untuk menyampaikan pesan kepada Prabowo.

Jokowi mengaku ingin tetap menjaga persahabatan antara dirinya dengan Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno.

Jokowi mengaku pertemuan dirinya dengan Prabowo sangat penting bagi masyarakat. Pertemuan itu dinilai akan bisa mendinginkan emosi masyarakat.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X