Wapres Kalla Marah Dana Bantuan Korban Gempa Sulteng Belum Turun

Kompas.com - 11/04/2019, 18:04 WIB
Situasi Kota Palu yang dipenuhi puing-puing bangunan akibat bencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami pada akhir September 2018. Dok. Humas Ditjen Bina Marga Kementerian PUPRSituasi Kota Palu yang dipenuhi puing-puing bangunan akibat bencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami pada akhir September 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla disebut marah lantaran dana Jaminan Hidup (Jadup) untuk korban gempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) belum turun.

Dana Jadup dikoordinasikan pemberiannya oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Hal itu diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono usai rapat bersama Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (11/04/2019).

"Tadi Pak JK (Jusuf Kalla) sedikit marah karena ini sudah enam bulan masa masih verifikasi terus, ya kan. Bahkan tadi yang jam 15.00 ini Kemensos harus mengusulkan kepada BNPB ditunggu suratnya itu untuk misalnya Jadup," ujar Basuki.

"Itu emergency, itu sudah clear sejak Desember sampai sekarang seharusnya. Jadup-nya harus jalan," kata Basuki lagi.

Ia mengatakan, para korban gempa dan tsunami akan menerima Jadup setelah ia memasuki Hunian Sementara (Huntara).

Sebentar lagi, Huntara siap dihuni sehingga pendataan Jadup harus sudah selesai agar bisa diberikan kepada korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat korban menetap di Huntara, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR mengebut pengerjaan hunian tetap bagi korban yang terkena relokasi. Pembangunan hunian tetap akan selesai pada tahun 2021.

Basuki menambahkan, pembangunan hunian tetap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk pembebasan lahan.

Sedangkan pembangunannya menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR.

"Jadi nanti ground breaking-nya 23 April akan di-ground breaking. Kelar dua tahun untuk semuanya," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Varian Corona Bostwana, Ini 2 Langkah Pemerintah Batasi Pelaku Perjalanan Asing

Cegah Varian Corona Bostwana, Ini 2 Langkah Pemerintah Batasi Pelaku Perjalanan Asing

Nasional
KSAD Minta Prajuritnya Rangkul KKB, Anggota DPR: Ini Pendekatan Humanis

KSAD Minta Prajuritnya Rangkul KKB, Anggota DPR: Ini Pendekatan Humanis

Nasional
Peringati HMPI, BRGM Gencarkan Penanaman Mangrove

Peringati HMPI, BRGM Gencarkan Penanaman Mangrove

Nasional
Cegah Varian Baru Covid-19, Pemerintah Tangguhkan Pemberian Visa untuk WN Afrika Selatan hingga Nigeria

Cegah Varian Baru Covid-19, Pemerintah Tangguhkan Pemberian Visa untuk WN Afrika Selatan hingga Nigeria

Nasional
Bambang Soesatyo Persilakan KPK Lacak Aliran Dana Terkait Formula E

Bambang Soesatyo Persilakan KPK Lacak Aliran Dana Terkait Formula E

Nasional
Anggota DPR: Postur Pertahanan TNI di Papua Masih Kurang 3.000 Prajurit

Anggota DPR: Postur Pertahanan TNI di Papua Masih Kurang 3.000 Prajurit

Nasional
Imigrasi Tolak Masuk WNA yang Kunjungi Afrika Bagian Selatan dalam 14 Hari Terakhir

Imigrasi Tolak Masuk WNA yang Kunjungi Afrika Bagian Selatan dalam 14 Hari Terakhir

Nasional
Bambang Soesatyo: Kalau Formula E Sukses yang Namanya Bagus Siapa?

Bambang Soesatyo: Kalau Formula E Sukses yang Namanya Bagus Siapa?

Nasional
Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

Nasional
Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

Nasional
Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

Nasional
BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

Nasional
Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

Nasional
2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

Nasional
Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.