Hari Kedua Kampanye Terbuka, Prabowo ke Papua, Sandiaga di Jakarta

Kompas.com - 25/03/2019, 08:40 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan pembekalan relawan Prabowo-Sandiaga di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (15/3/2019).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat memberikan pembekalan relawan Prabowo-Sandiaga di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jumat (15/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno akan melakukan kampanye di dua tempat yang berbeda pada hari kedua kampanye terbuka, Senin (25/3/2019).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo akan kampanye di Merauke, Lombok, dan Bali.

Sementara, Sandiaga dijadwalkan kampanye di tiga titik di DKI Jakarta.

"Pak Prabowo hari ini di Merauke, lanjut ke bali dan Lombok," ujar Dahnil kepada Kompas.com, Senin pagi.


Dihubungi terpisah, Wakil Ketua BPN Andre Rosiade mengatakan, di Merauke, Prabowo akan menggelar diskusi "Prabowo Menyapa" dengan masyarakat setempat.

Baca juga: Kubu Prabowo Incar Pendukung Jokowi, Ini Strategi TKN

Berdasarkan jadwal, Prabowo akan kampanye di Lapangan Mandala, Merauke Papua, pukul 13.00 WIT.

"Pak Prabowo seperti biasa akan menekankan kampanye mengenai ekonomi pembangunan, infrastruktur, pangan, dan sebagainya. Pokoknya nanti mendengar aspirasi dari masyarakat," ujar Andre.

Sementara itu, pada hari ini, Sandiaga dijadwalkan kampanye di Gelanggang Remaja, Jakarta Utara, pada pukul 13.00 WIB; kemudian GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada pukul 16.00 WIB, dan terakhir, di GOR Cendrawasih, Jakarta Barat, pada pukul 19.00 WIB.

Andre mengungkapkan, Sandiaga akan menyasar kelompok pemilih milenial yang ada di Jakarta.

Baca juga: Kampanye di Manado, Prabowo Sebut Kebocoran Anggaran Negara Rp 1.000 Triliun

Sebab, saat ini undecided voters yang ada di Jakarta sebagian besar adalah kelompok milenial.

"Bang Sandi akan sasar kelompok milenial, seperti biasa dengan kampanye lapangan pekerjaan. Kamitargetkan menang di Jakarta," kata dia.

Kampanye rapat umum dimulai pada 24 Maret hingga 13 April 2019.

Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan zonasi kampanye bagi kedua pasangan calon serta partai politik dalam Pemilu 2019.

Masing-masing pasangan calon dan partai pendukung akan berpindah zona secara bergiliran setiap dua hari sekali.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Zonasi Kampanye Rapat Umum Peserta Pemilu 2019

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jokowi Menikmati Minggu Malam dengan Menyantap Pho di TIS Square Tebet

Jokowi Menikmati Minggu Malam dengan Menyantap Pho di TIS Square Tebet

Nasional
Minggu Malam, Jokowi dan Keluarga Nongkrong di TIS Square Tebet

Minggu Malam, Jokowi dan Keluarga Nongkrong di TIS Square Tebet

Nasional
Jaksa Terjerat Suap, Jaksa Agung Minta Jangan Digeneralisasi

Jaksa Terjerat Suap, Jaksa Agung Minta Jangan Digeneralisasi

Nasional
Demi Cegah Kebakaran Hutan, Pemerintah Diminta Evaluasi Izin Konsesi Lahan

Demi Cegah Kebakaran Hutan, Pemerintah Diminta Evaluasi Izin Konsesi Lahan

Nasional
Walhi Kalteng: Kami Tak Minta Ganti Rugi, tetapi Minta Pemerintah Jalankan Kewajiban

Walhi Kalteng: Kami Tak Minta Ganti Rugi, tetapi Minta Pemerintah Jalankan Kewajiban

Nasional
Kejati DKI Jakarta Terima Barang Bukti dan 218 Tersangka Kasus Kerusuhan 21-22 Mei

Kejati DKI Jakarta Terima Barang Bukti dan 218 Tersangka Kasus Kerusuhan 21-22 Mei

Nasional
Walhi Tuntut Pemerintah Bangun Rumah Sakit Khusus bagi Korban Karhutla

Walhi Tuntut Pemerintah Bangun Rumah Sakit Khusus bagi Korban Karhutla

Nasional
Sesepuh Kejaksaan Harap Jaksa Agung Selanjutnya dari Internal dan Bukan Politisi

Sesepuh Kejaksaan Harap Jaksa Agung Selanjutnya dari Internal dan Bukan Politisi

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Risalah Hoaks Kabinet Jokowi-Ma'ruf | Istri Dipaksa Melayani Suami | Berhentilah Nyinyir Drama Korea

[POPULER DI KOMPASIANA] Risalah Hoaks Kabinet Jokowi-Ma'ruf | Istri Dipaksa Melayani Suami | Berhentilah Nyinyir Drama Korea

Nasional
Ditolak PKB, Waketum PAN Sebut soal Kabinet Hak Prerogatif Presiden

Ditolak PKB, Waketum PAN Sebut soal Kabinet Hak Prerogatif Presiden

Nasional
MPR Minta Sistem Presidensial Diperkuat

MPR Minta Sistem Presidensial Diperkuat

Nasional
Lewat Ludruk, MPR Sosialisasikan Empat Pilar ke Masyarakat Sumenep

Lewat Ludruk, MPR Sosialisasikan Empat Pilar ke Masyarakat Sumenep

Nasional
Hari Anak, Ini Pesan Kepala BKKBN untuk Orangtua...

Hari Anak, Ini Pesan Kepala BKKBN untuk Orangtua...

Nasional
Polisi Kejar 5 Terduga Provokator dan Pelaku Bentrok Mesuji

Polisi Kejar 5 Terduga Provokator dan Pelaku Bentrok Mesuji

Nasional
Susi: Kalau Minum Pakai Sedotan Plastik, Malu-maluin...

Susi: Kalau Minum Pakai Sedotan Plastik, Malu-maluin...

Nasional
Close Ads X