Pascadebat, Kemana Pemilih Pemula Berlabuh?

Kompas.com - 20/03/2019, 07:00 WIB
Komisi Pemilihan Umum (KPU)RI menggelar simulasi nasional pemungutan dan penghitungan di area parkir Gua Selarong, Kecamatan Pajangan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (9/3/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOKomisi Pemilihan Umum (KPU)RI menggelar simulasi nasional pemungutan dan penghitungan di area parkir Gua Selarong, Kecamatan Pajangan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (9/3/2019)


MASA kampanye pilpres 2019 tinggal menyisakan waktu kurang dari satu bulan sebelum berakhir pada 13 April 2019. Memasuki masa-masa akhir, kampanye yang dilakukan oleh kedua kubu kini berfokus pada perebutan suara pemilih gamang (swing voters dan undecided voters), yang di dalamnya termasuk pemilih pemula.

Meskipun pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 berada di atas angin jika menilik sejumlah hasil survei elektabilitas terakhir, namun dipastikan perebutan suara pemilih gamang belum berakhir.

Berdasarkan beberapa hasil survei terakhir, jumlah pemilih gamang atau mereka yang belum menentukan pilihan bervariasi mulai dari 9 persen hingga 30 persen.

Dengan selisih elektabilitas antara kedua pasangan calon yang masih bervariasi berdasarkan sejumlah survei terakhir, yakni antara 9 persen hingga 28 persen, suara pemilih gamang dinilai masih akan menjadi penentu kemenangan yang layak diperjuangkan hingga akhir.

Bagaimana strategi dan isu ‘seksi’ untuk merebut hati pemilih gamang dan pemilih pemula di sisa masa kampanye akan diperbincangkan dalam program talkshow Satu Meja The Forum yang disiarkan secara langsung di Kompas TV, Rabu (20/3), pukul 20.00 WIB.

Turut dibahas pada panggung Satu Meja The Forum hasil survei elektabilitas yang dilakukan Litbang Kompas terhadap kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Merebut suara pemilih pemula

Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, warga negara Indonesia yang genap berusia 17 tahun pada 17 April 2019 berhak memberikan suaranya pada Pemilu 2019.

Meskipun data jumlah pemilih pemula beragam, namun secara kualitatif suara mereka memberikan kontribusi cukup signifikan bagi kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Data KPU menyebutkan potensi pemilih pemula, atau yang baru berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara, mencapai lebih dari 7 juta.

Sementara berdasarkan data Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) Ditjen Dukcapil, pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun pada 1 Januari 2018 hingga 17 April 2019 sebanyak lebih dari 5 juta jiwa.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X