Presiden Jokowi Targetkan Pengembangan Bandara Depati Amir Rampung 2020

Kompas.com - 14/03/2019, 11:39 WIB
 Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengembangan terminal Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019). KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengembangan terminal Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/3/2019).

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menargetkan, proyek pengembangan terminal Bandar Udara Depati Amir, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, rampung pada 2020.

"Kita harapkan, Insya Allah selesai 2020," ujar Presiden Jokowi ketika meninjau sekaligus meresmikan bandara tersebut, Kamis (14/3/2019).

Bandara ini, khususnya gedung terminal penumpang, telah diperbesar kapasitasnya dari yang semula 800 penumpang per tahun, menjadi 1,5 juta penumpang per tahun.

Namun, lanjut Jokowi, dengan kapasitas seperti ini, pertumbuhan penumpang sudah pesat menjadi 2 juta penumpang per tahun alias kelebihan kapasitas.


Oleh sebab itu, pemerintah berencana menambah kapasitas gedung terminal di bandara itu menjadi 5 juta penumpang per tahun.

"Ini mesti kita lakukan karena kita harus mendahului pertumbuhan penumpang yang tumbuh sangat baik di Provinsi Bangka Belitung ini," ujar Jokowi.

Bahkan, pemerintah menyiapkan supaya bandara tersebut menjadi bandar udara berstatus internasional.

Presiden Jokowi yakin pengembangan Bandara Depati Amir ini bakal mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung.

Sebab, selain pemerintah sedang mempersiapkan pembangunan kawasan ekonomi khusus, provinsi tersebut juga sedang mengembangkan sektor pariwisatanya.

"Tadi Pak Gubernur menyampaikan, PAD tambah, naik 300 persen. Ini dampak dari pariwisata, kelihatan sekali," ujar Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X