Sekjen PSI: Survei Internal BPN Mengobati Kefrustrasian Pendukung Prabowo-Sandi

Kompas.com - 11/03/2019, 19:53 WIB
Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Maruf, Raja Juli Antoni, di Sekretariat TKN, Jakarta, Rabu (12/9/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinWakil Sekretaris TKN Jokowi-Maruf, Raja Juli Antoni, di Sekretariat TKN, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni menyoroti survei internal Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diungkap ke publik.

Diketahui, dalam survei internal BPN, disebutkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga mencapai 54 persen, sementara Jokowi-Ma'ruf Amin 40 persen.

Raja Juli mengatakan, survei tersebut berbanding terbalik dengan hasil survei elektabilitas yang selama ini dirilis oleh lembaga survei independen, kredibel dan terpercaya.

Baca juga: Hashim: Survei Internal, Ada yang Mendekati, Ada yang Melampaui Jokowi-Maruf

Oleh sebab itu, patut diduga survei internal BPN itu ditujukan untuk menghibur pendukung Prabowo-Sandiaga.

"Survei internal itu fungsinya menghibur diri, menyenangkan relawan BPN serta mengobati keletihan dan kefrustrasian mereka ya. Dengan begitu, pendukung Pak Prabowo dan Pak Sandi ya bisa senang, bahagia dan bisa tidur nyenyak," ujar Raja Juli kepada Kompas.com, Senin (11/3/2019).

Dugaannya itu dinilai cukup mendasar. Apalagi, BPN tidak menjelaskan seperti apa proses survei internal itu dilakukan. Misalnya soal kapan survei tersebut dilaksanakan, metodologi apa yang digunakan serta siapa dan berapa jumlah respondennya.

Apabila memang ditujukan untuk menghibur diri sendiri, Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu pun mengatakan, semestinya elektabilitas Prabowo-Sandiaga bisa dibuat lebih tinggi dari 54 persen.

"Mestinya jangan terlalu rendah, tidak cuma 54 persen ya. Buat saja di atas 68 persen atau ya 98 persen sekalian," ujar Raja Juli.

Baca juga: Survei Internal BPN: Prabowo-Sandiaga 54 Persen, Jokowi-Maruf 40-an Persen

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap mempercayai lembaga survei yang telah teruji kredibilitas dan rekam jejaknya.

Survei internal BPN itu diungkap Koordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak.

Hal itu ia sampaikan saat dimintai tanggapannya terkait hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan elektabilitas pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih tinggi ketimbang pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Hasil survei kami, justru saat ini sudahcrossing, Prabowo-Sandi sudah di angka 54 persenan sedang Jokowi 40-an," ujar Dahnil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X