Jokowi Bertemu Puteri Indonesia dan Miss Universe di Istana Bogor

Kompas.com - 11/03/2019, 13:38 WIB
Presiden Joko Widodo menerima Putri Indonesia di Istana Bogor, Senin (11/3/2019).KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Joko Widodo menerima Putri Indonesia di Istana Bogor, Senin (11/3/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo bertemu dengan para finalis Puteri Indonesia tahun 2019 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019).

Miss Universe 2018 Catriona Elisa Magnayon Gray ikut dalam pertemuan ini.

Sebelum pertemuan, Jokowi dan para finalis Puteri Indonesia serta Miss Universe Catrion Gray berfoto bersama di tangga pintu utama Istana Bogor.

Pada sesi foto itu, para finalis Puteri Indonesia yang berjumlah 44 orang, dan Catriona Gray sudah berbaris di anak tangga.

Jokowi datang dari dalam Istana Bogor dan bergabung ke dalam barisan.

Baca juga: Frederika Alexis Cull, Puteri Indonesia 2019 Berusia 19 Tahun

Foto sesi pertama, Jokowi berada di tengah diapit oleh pimpinan Yayasan Puteri Indonesia Mooryati Soedibyo dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Putri Indonesia Putri Kus Wisnu Wardani.

Selanjutnya pada foto sesi kedua, Jokowi diapit oleh Puteri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull dan Miss Universe 2018 Catriona Elisa Magnayon Gray. Para finalis lainnya berbaris di belakang.

Usai foto bersama, Jokowi masuk ke Ruang Teratai Istana Bogor. Satu per satu para finalis Puteri Indonesia masuk menyalami Jokowi.

Baca juga: Menyimak 5 Fakta dari Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull

Jokowi menanyakan satu per satu asal para finalis. Saat asyik menyalami dan menyapa finalis Puteri Indonesia, Jokowi sempat tak sadar tamu berikutnya yang dia salami adalah Miss Universe Catriona Gray.

"Yang ini dari mana?” tanya Jokowi.

Jokowi langsung tersadar bahwa yang dia tanyai adalah Miss Universe. Dia pun tertawa.

“Eh, yang ini Miss Universe,” kata Jokowi tersenyum.

Catriona Gray tampak tersenyum dan menyalami Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi dan para finalis putri Indonesia mengadakan pertemuan tertutup di Ruang Garuda Istana Bogor. Turut hadir mendampingi Jokowi, yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno.



Terkini Lainnya

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Nasional
LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

Nasional
Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Nasional
Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Nasional
Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Nasional
Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Nasional
Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Nasional
Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Nasional
Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Nasional
Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Nasional
TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

Nasional
Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Nasional
Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Nasional

Close Ads X