Di Masjid Istiqlal Lampung, Jokowi Bicara soal Hoaks Larangan Azan

Kompas.com - 08/03/2019, 14:02 WIB
Presiden Joko Widodo shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Bandar Jaya, Lampung Tengah, Jumat (8/3/2019). Usai menunaikan ibadah shalat, Jokowi pun membagikan sertifikat wakaf di masjid tersebut. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Bandar Jaya, Lampung Tengah, Jumat (8/3/2019). Usai menunaikan ibadah shalat, Jokowi pun membagikan sertifikat wakaf di masjid tersebut.
Penulis Ihsanuddin
|

LAMPUNG TENGAH, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Bandar Jaya, Lampung Tengah, di sela kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung, Jumat (8/3/2019).

Usai menunaikan ibadah shalat, Jokowi membagikan sertifikat wakaf di masjid tersebut.

Ada 814 sertifikat tanah wakaf yang secara simbolis diberikan kepada 12 penerima, terdiri dari sertifikat mushala, masjid, madrasah, dan pondok pesantren di provinsi Lampung.

"Itu saya perintahkan untuk segera diberikan sertifikat karena setiap saya ke daerah, baik ke desa baik kampung selalu keluhan yang ada adalah sengketa tanah dan sengketa lahan baik yang ada di masyarakat maupun tanah-tanah wakaf yang ada," kata Jokowi.


Baca juga: TKN: Ada Upaya Delegitimasi Jokowi dengan Kampanye Hitam

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar hoaks.

Jokowi lalu sempat menyinggung soal kabar hoaks yang menyebut azan akan dihapus apabila ia bersama Ma'ruf Amin memenangi pilpres 2019.

"Katanya nanti pemerintah azan tidak boleh. Kapan? Tidak ada seperti itu. Coba saya tanya siapa yang berani melarang azan ada tidak? Negara kita ini negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia kok azan dilarang, logikanya kan tidak masuk," kata dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X