Kompas.com - 07/03/2019, 00:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Andre Rosiade menilai program Kartu Pra Kerja hanya sekadar janji di masa kampanye yang belum tentu dapat direalisasikan oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.

Pasalnya, menurut Andre, masih banyak janji kampanye Jokowi di Pilpres 2014 yang belum terpenuhi, antara lain penghentian impor pangan, pembangunan infrastruktur pedesaan, hingga perumahan murah untuk rakyat.

"Kan masih banyak janji kampanye di 2014 yang belum dilaksanakan. Janji manis yang dulu ditebar belum terpenuhi, sekarang justru sudah keluarkan janji baru," ujar Andre melalui keterangan tertulisnya, Rabu (6/3/2019).

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Kartu Pra Kerja Masih Dipertimbangkan Masuk RAPBN 2020

Di sisi lain, lanjut Andre, adanya komponen gaji dalam Kartu Pra Kerja yang diberikan kepada lulusan SMK yang menganggur akan menghabisan anggaran yang sangat besar.

Sebab, berdasarkan data BPS, saat ini tingkat pengangguran terbuka di Indonesia ada 7 juta jiwa.

Bila diperkirakan Jokowi akan memberikan gaji 1 juta rupiah untuk tiap orang, maka butuh anggaran sekitar 7 triliun rupiah.

Andre pun meminta agar lebih baik Jokowi membuat program yang masuk akal dan tidak membebani keuangan negara atau APBN.

"Jika Jokowi memaksakan program Kartu Pra Kerja maka janjinya itu akan membahayakan APBN. Dari mana Jokowi akan membiayai janjinya itu? Wapres JK sudah menyatakan bahwa itu hanya bisa dilakukan di negara maju dengan jumlah penduduk sedikit," kata Andre.

Baca juga: Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu soal Kartu Pra Kerja

Sebelumnya, Jokowi memberi penjelasan terkait kartu pra kerja yang akan diluncurkannya apabila memenangi pilpres 2019.

Jokowi menyebut pemegang kartu itu akan tetap menerima honor meski belum mendapatkan pekerjaan.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Kawasan Inti IKN Memang Dibagun dari APBN, tapi Selebihnya Investasi

Jokowi: Kawasan Inti IKN Memang Dibagun dari APBN, tapi Selebihnya Investasi

Nasional
Jokowi: Penyelesaian Kasus HAM Berat Masa Lalu Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Jokowi: Penyelesaian Kasus HAM Berat Masa Lalu Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Nasional
Puan: Sertakan Perempuan dalam Setiap Jabatan, Bukan Hanya Kebijakan Afirmatif

Puan: Sertakan Perempuan dalam Setiap Jabatan, Bukan Hanya Kebijakan Afirmatif

Nasional
Pidato Kenegaraan, Jokowi: RI Diterima Ukraina dan Rusia sebagai Jembatan Perdamaian

Pidato Kenegaraan, Jokowi: RI Diterima Ukraina dan Rusia sebagai Jembatan Perdamaian

Nasional
Jokowi: Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Jokowi: Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Nasional
Jelang Pemilu 2024, Jokowi: Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama

Jelang Pemilu 2024, Jokowi: Jangan Ada Lagi Politik Identitas dan Politisasi Agama

Nasional
Jokowi: Kita Berada di Puncak Kepemimpinan Global

Jokowi: Kita Berada di Puncak Kepemimpinan Global

Nasional
Jokowi: APBN Surplus Rp 106 Triliun, Pemerintah Mampu Subsidi BBM, LPG, Listrik

Jokowi: APBN Surplus Rp 106 Triliun, Pemerintah Mampu Subsidi BBM, LPG, Listrik

Nasional
Soroti Generasi Muda, Puan Maharani: Ke Depan, Mereka yang Akan Mewarisi Indonesia

Soroti Generasi Muda, Puan Maharani: Ke Depan, Mereka yang Akan Mewarisi Indonesia

Nasional
Puan: Jangan Ada Lagi Kelangkaan Minyak Goreng di Indonesia

Puan: Jangan Ada Lagi Kelangkaan Minyak Goreng di Indonesia

Nasional
Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Indonesia Mampu Menghadapi Krisis Global

Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Indonesia Mampu Menghadapi Krisis Global

Nasional
Sidang Tahunan MPR, Puan: Kita Tentu Paham Kapan Bertanding dan Bersanding

Sidang Tahunan MPR, Puan: Kita Tentu Paham Kapan Bertanding dan Bersanding

Nasional
Puan: Gotong Royong Kunci Pemulihan dari Pandemi Covid-19

Puan: Gotong Royong Kunci Pemulihan dari Pandemi Covid-19

Nasional
Puan Maharani: ASN Harus Tinggalkan Sikap 'Membenarkan yang Biasa'

Puan Maharani: ASN Harus Tinggalkan Sikap "Membenarkan yang Biasa"

Nasional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang sampai 29 Agustus, Seluruh Wilayah Level 1

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang sampai 29 Agustus, Seluruh Wilayah Level 1

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.