Jokowi: 70 Juta Tanah Milik Belum Bersertifikat

Kompas.com - 01/03/2019, 19:19 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berdialog dengan tiga orang perwakilan pedagang penerima kredit Ultra Mikro di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Jumat (1/3/2019). KOMPAS.com/ROSYID AZHARPresiden Joko Widodo (Jokowi) saat berdialog dengan tiga orang perwakilan pedagang penerima kredit Ultra Mikro di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Jumat (1/3/2019).

GORONTALO, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyebutkan, meskipun gencar melaksanakan program sertifikasi tanah namun hingga saat ini masih ada 70 juta bidang tanah/lahan milik yang belum bersertifikat.

"Tapi masih banyak tanah hak milik yang belum bersertifikat. Masih ada 70 juta bidang tanah milik yang harus disertifikatkan," kata Jokowi saat penyerahan sertifikat tanah wakaf di Masjid Baiturrahman Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (1/3/2019), dikutip dari Antara.

Baca juga: Presiden Jokowi Bagikan 351 Sertifikat Tanah Wakaf di Tangsel

Presiden Jokowi tidak ingin banyak sengketa, baik tanah hak milik maupun tanah wakaf, sehingga ia memerintahkan Menteri ATR/Kepala BPN untuk segera menyelesaikan sertifikat baik tanah milik maupun wakaf agar bersertifikat.

"Sudah ratusan ribu tanah wakaf yang kita serahkan dan sudah 12 juta sertifikat hak milik yang kita serahkan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya sengketa lahan atau tanah," katanya.

Menurut dia, sertifikat tanah termasuk tanah wakaf untuk masjid ponpes dan mushola penting karena setiap masuk ke desa atau kampung di luar Jawa maupun di Jawa, Jokowi selalu mendengar adanya sengketa lahan atau tanah.

Baca juga: Jokowi : Saya Enggak Ingin Dengar Lagi Sengketa Tanah Wakaf

"Tidak hanya urusan hak milik pribadi tetapi juga tanah wakaf banyak yang menjadi sengketa," katanya.

Ia mencontohkan di Jakarta, ada masjid besar di tengah kota, sudah sekian tahun tidak ada masalah. Tetapi karena harga tanahnya di situ dulu murah dan sekarang dihargai Rp 120 juta per meter persegi, maka para ahli waris mulai mempermasalahkan.

"Karena masjid tidak punya sertifikat maka masalah menjadi berlarut-larut," katanya.

Baca juga: Status Lahan Tol Waskita yang Belum Bersertifikat Tanah Wakaf

Ia menyebutkan hal serupa juga terjadi di Sumatera. Ada masjid besar bersengketa dengan ahli waris karena tanah wakafnya tidak disertifikatkan.

Sementara itu sertifikat tanah wakaf yang diserahkan di Provinsi Gorontalo antara lain untuk Masjid Darul Janah di Kota Gorontalo, Ponpes At Tanwir di Kota Gorontalo, Masjid Ibnu Hamzah di Kota Gorontalo.

Selain itu Masjid Sabili Najah di Kabupaten Gorontalo, Masjid Muhajirin di Kabuoaten Boalemo, dan Masjid Darussalam di Kabuoaten Pohuwato.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X