Libur Panjang Dinilai Jadi Tantangan Tingkatkan Partisipasi Pemilih Saat Pemilu

Kompas.com - 26/02/2019, 07:46 WIB
Ilustrasi pemilu. ShutterstockIlustrasi pemilu.
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Djohan menyoroti waktu pelaksanaan Pemilu 2019 yang berpotensi menjadi libur panjang. Menurut dia, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Hari pencoblosan itu dihadapi dengan harpitnas atau libur panjang itu jadi tantangan tersendiri, kalau ini sudah ditetapkan, tetapi ini menjadi tantangan yang mungkin cukup berat," ujar Daniel di Kompleks Parlemen, Senin (25/2/2019).

Pemilihan Presiden dan Legislatif dilaksanakan serentak pada Rabu, 17 April 2019. Kemudian, Jumat, 19 April 2019 merupakan tanggal merah karena bertepatan dengan hari wafatnya Isa Al Masih. Setelah itu, masyarakat lanjut libur akhir pekan pada Sabtu dan Minggu.

Baca juga: KPU Simulasikan Sejumlah Kondisi Rawan Saat Pemungutan Suara di TPS

Hari Kamis, 18 April 2019 menjadi hari kejepit yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk cuti. Daniel mengatakan jangan sampai masyarakat malah memilih untuk berlibur panjang alih-alih datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Jangan sampai masyarakat justru mengambil libur panjang. Jadi meski posisinya mau pemilu, tetapi karena ada libur panjang dia lebih memilih libur panjang apalagi karena pemilih terbesar adalah kaum milenial," kata dia.

Dia pun meminta KPU untuk ikut memikirkan hal ini. Ini menjadi hal teknis yang penting untuk dipikirkan.

"Inilah persoalan tersendiri yang harus dijawab oleh KPU sebagai penyelenggara maupun pemerintah," ujar Daniel.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X