Bicara Rekrutmen ASN, Jokowi Beri Contoh Kahiyang Tak Lulus CPNS

Kompas.com - 17/01/2019, 21:32 WIB
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin, menyampaikan visi misi  di debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).  Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1, Joko Widodo dan Maruf Amin, menyampaikan visi misi di debat pertama Pilpres 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyatakan rekrutmen pegawai negeri sipil di era pemerintahannya sudah bersih.

Hal itu ia sampaikan dalam debat pertama Pilpres di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019) malam.

"Sekarang sudah kita lakukan (rekrutmen pejabat yang bersih). Contoh rekrutmen ASN dilakukan secara terbuka. Semua bisa cek hasilnya," ujar Jokowi.

Ia lantas mencontohkan putrinya, Kahiyang Ayu, yang tidak lulus saat mendaftar sebagai PNS pada 2014.

Jokowi menganggap hal itu menunjukan rekrutmen PNS yang bersih dari praktik nepotisme.

Namun, Jokowi sempat berhenti sejenak saat menyampaikan alasan mengapa putrinya tidak lulus CPNS.

"Semua bisa cek hasilnya, bisa cek anak saya tidak diterima di situ karena memang.... tidak lulus," ujar Jokowi lagi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X