Ma'ruf Amin Nilai Pemberantasan Korupsi di Indonesia Semakin Baik - Kompas.com

Ma'ruf Amin Nilai Pemberantasan Korupsi di Indonesia Semakin Baik

Kompas.com - 07/12/2018, 10:20 WIB
Cawapres nomor urut 02 KH Maruf Amin mengunjungi Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, Minggu (14/10/2018)Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim Cawapres nomor urut 02 KH Maruf Amin mengunjungi Pondok Pesantren Al Munawwir, Krapyak, Yogyakarta, Minggu (14/10/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menilai, saat ini pemberantasan korupsi di Indonesia semakin baik. Ia berharap, ke depannya akan semakin baik sehingga koruptor akan jera.

Hal itu disampaikan Ma'ruf saat ditemui di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

"Korupsi saya kira sekarang ini paling gencar pemberantasan korupsi itu, bukan berarti dulu tidak ada korupsi, tapi tidak ditegakkan," kata Ma'ruf saat ditanya pandangannya terkait korupsi di Indonesia.

Baca juga: Di Singapura, Prabowo Sebut Korupsi di Indonesia seperti Kanker Stadium Empat


Ia menambahkan, saat ini pemerintah memberikan keleluasaan bagi penegak hukum untuk memberantas korupsi.

Hal itu terlihat dari banyaknya pejabat dari tingkat pusat hingga daerah yang terjaring operasi tangkap tangan.

"Dulu kan jarang gubernur atau wali kota. Sekarang pokoknya tidak peduli gubernur atau wali kota, terus diberantas. Itu artinya pemberantasan korupsi tandanya itu jalan. Mudah-mudahan itu membuat jera," lanjut dia.

Baca juga: Bantah Prabowo, Jokowi Tolak Anggapan Korupsi Indonesia seperti Kanker Stadium 4

Sebelumnya, saat menghadiri "The World in 2019 Gala Dinner" yang diselenggarakan majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura, Selasa (27/12/2018), Prabowo menyebut korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium 4.

Akibat maraknya korupsi, Prabowo mengatakan, angka kemiskinan rakyat Indonesia meningkat.

Sementara para elitenya justru hidup berkecukupan. Ia juga menyinggung soal rakyat yang mudah disuap untuk memilih calon tertentu dalam pemilu.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X