Prabowo Ingin Kembangkan Wilayah Timur Indonesia dengan Cara Ini...

Kompas.com - 22/11/2018, 09:30 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berpidato pada acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018). Videonya viral karena menyebutkan tampang Boyolali. dok. YouTube Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat berpidato pada acara peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018). Videonya viral karena menyebutkan tampang Boyolali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai Indonesia bagian timur adalah masa depan bagi bangsa ini.

Menurutnya, keindahan alam yang masih natural menjadikan pariwisata sebagai sektor yang menjanjikan untuk dikembangkan di daerah tersebut.

"Saya ingin mengatakan bahwa sebenarnya Indonesia bagian timur adalah masa depan Indonesia. Saya pikir pariwisata menjadi sektor industri yang paling menguntungkan," tuturnya saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Economic Forum 2018, di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Namun, ia tak menutup mata terhadap ketimpangan antara Indonesia bagian timur dengan daerah lainnya.

Menurut dia, permasalahan utama dalam mengatasi masalah ketimpangan tersebut adalah sumber dana.

"Itu selalu kembali ke masalah utama, sumber dana. Jika kita tidak memiliki uang untuk diinvestasikan di daerah tersebut (lalu bagaimana)," ungkapnya.

Baca juga: Prabowo: Hanya Gimmick, Saya Tidak Mau Banyak Berjanji di 100 Hari Pemerintahan

Oleh sebab itu, cara penanganan yang ia miliki adalah melalui kemandirian bagi daerah-daerah tersebut dalam menghasilkan energi.

Dengan menghasilkan energi sendiri, pertumbuhan daerah seperti Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), juga akan meningkat.

"Kita ingin memiliki bioenergi dan biofuel sehingga Papua bisa menghasilkan energi mereka sendiri, NTT, dan lain-lain. Saya melihat bahwa pertumbuhan bagian Timur Indonesia juga akan menguat," jelas dia.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku optimistis dan antusias melihat berbagai potensi yang dimiliki Indonesia bagian timur.

Ia tekankan bahwa kebijakan yang ia ambil akan menguntungkan dalam jangka panjang. Selain itu, juga bukan kebijakan yang agresif dan merusak lingkungan.



Terkini Lainnya

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Nasional
LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

Nasional
Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Nasional
Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Nasional
Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Nasional
Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Nasional
Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Nasional
Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Nasional
Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Nasional
Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Nasional
TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

Nasional
Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Nasional
Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Nasional

Close Ads X