Banyak yang Tak Lolos SKD CPNS karena "Passing Grade", Ini Kata Kemenpan RB - Kompas.com

Banyak yang Tak Lolos SKD CPNS karena "Passing Grade", Ini Kata Kemenpan RB

Kompas.com - 09/11/2018, 10:55 WIB
Di hari terakhir pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)  penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buton Selatan hanya meloloskan  42 orang peserta. Padahal yang mendaftar CPNS di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, sebanyak 4.416 orang. DEFRIATNO NEKE / KOMPAS.com Di hari terakhir pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Buton Selatan hanya meloloskan 42 orang peserta. Padahal yang mendaftar CPNS di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, sebanyak 4.416 orang.

KOMPAS.com — Warganet, terutama di media sosial Twitter, saat ini ramai menyoroti masalah banyaknya peserta calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2018 yang tidak lolos seleksi kompetensi dasar (SKD).

Tidak lolosnya peserta disebabkan mereka tidak dapat memenuhi passing grade atau nilai ambang batas yang ditentukan panitia seleksi CPNS tahun ini.

Di beberapa daerah memang hanya sedikit peserta SKD yang dapat memenuhi passing grade.

Seperti diketahui, kriteria penetapan kebutuhan CPNS 2018 diatur melalui Peraturan Menteri (Permen) Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2018.

Adapun nilai ambang batas juga diatur melalui Permenpan RB tersebut.

Baca juga: Gubernur Maluku Kecewa Peserta Tes CPNS Tahap Pertama yang Lolos hanya 8 Orang

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara ( Kemenpan RB) Mudzakir menyampaikan, adanya penetapan nilai ambang batas merupakan hasil dari pembahasan panitia seleksi nasional CPNS dengan anggota berbagai kementerian atau lembaga.

Terkait dengan apakah akan ada penurunan passing grade, saat ini Kemenpan RB belum mengambil keputusan.

"Saat ini kami masih berpegang pada ketentuan yang ada," kata Mudzakir saat dihubungi Kompas.com, Jumat (9/11/2018).

Passing grade yang ada, lanjut dia, dimaksudkan untuk menjaring CPNS yang unggul.

Ia menambahkan, pihaknya menyadari bahwa banyak pelamar yang tidak lolos.

"Hal ini akan dicarikan solusinya yang baik," ujar dia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X