Cara Agar Jadi Pemilih yang Baik pada Pemilu Menurut Perludem

Kompas.com - 17/10/2018, 09:18 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahapan Pemilu 2019 memasuki masa kampanye. Hingga pelaksanaan hari pemungutan suara yang jatuh pada 17 April 2019, para peserta pemilu diberi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, program, dan citra diri mereka kepada publik.

Supaya tak salah pilih, masyarakat diminta untuk mencermati seluruh calon pemimpin selama masa kampanye.

Di tengah banyaknya calon, pemilih harus benar-benar selektif, baik terhadap calon Presiden dan Wakil Preisden maupun calon anggota legislatif di tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, maupun DPD.

Hal itu penting, supaya proses demokrasi berjalan dengan baik dan masyarakat mampu menjadi pemilih yang baik.

Menurut Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan untuk menjadi pemilh yang baik, yaitu:

1. Memberikan atensi yang sama terhadap Pemilu

Ruang publik saat ini lebih didominasi oleh pembahasan soal Pemilu Presiden. Dikhawatirkan, hal ini akan mengalihkan perhatian publik kepada hal-hal yang berkaitan dengan Pilpres serta mengesampingkan Pileg.

Padahal, untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik, tidak cukup dengan memilih Presiden yang sesuai dengan harapan, tetapi Parlemen yang baik juga dibutuhkan supaya Presiden dapat bekerja dengan optimal.

Oleh karenanya, penting dilakukan pencermatan terhadap calon legislatif supaya nantinya Parlemen diisi oleh para wakil rakyat yang memang diharapkan.

2. Mengenali caleg yang sesuai aspirasi politik pribadi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X