Rotasi Pejabat TNI AD, Kasad Ingatkan Soal Netralitas Prajurit

Kompas.com - 12/10/2018, 18:56 WIB
Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Mulyono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Mulyono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat melakukan rotasi tiga pejabat stategis di lingkungan instansi militer tersebut. Upacara serah terima jabatan digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Kasad Jenderal TNI Mulyono yang memimpin upacara serah terima jabatan mengingatkan agar seluruh pejabat strategis TNI AD tetap menjaga netralitas prajurit jelang Pilpres 2019.

"Saya tekankan agar kita semua turut berpartisipasi aktif dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019," ujarnya dalam siaran pers.

"Namun kita tetap dalam koridor Netralitas TNI demi kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia melalui sistem kerja yang sinergis dan solid dengan Polri maupaun berbagai pihak lainnya yang terkait," sambung dia.

Baca juga: KSAD Naikkan Pangkat Tiga Atlet TNI AD Peraih Medali Asian Games

Ketiga pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan yakni Pangdam XVII/Cendrawasih dari Mayjen TNI George Elnadus Supit kepada Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring,

Lalu, Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Eka Wiharsa kepada Brigjen TNI Dudung Abdurachman, dan Direktur Keuangan Angkatan Darat dari Brigjen TNI Sasongko Hardono kepada Kolonel Cku Temas.

Meski dirotasi, Mayjen TNI George Elnadus Supit selanjutnya menjabat sebagai Asisten Teritorial Panglima TNI. Selain itu Mayjen TNI Eka Wiharsa menjabat sebagai Wadan Kodiklatad.

Adapun Brigjen Sasongko Hardono akan menduduki jabatan Staf Khusus Kasad.

Kasad mengatakan, rotasi di internal TNI AD bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas organisasi, serta pengembangan karier bagi perwira yang bersangkutan.



Terkini Lainnya

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Nasional
KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

Nasional
TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

Nasional
Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Nasional
Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Nasional
Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Nasional
Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Nasional
Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Nasional
Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Nasional
Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Nasional
Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Nasional
Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Nasional
Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Nasional
Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Nasional
Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Nasional

Close Ads X