Timses Jokowi: Kok Bangga Banget Sandiaga Lihat "Chicken Rice" di Singapura...

Kompas.com - 11/10/2018, 05:25 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno menyapa pendukungnya saat melawat ke Gedung Korpri, Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (25/9/2018).KOMPAS.com/Iqbal Fahmi Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno menyapa pendukungnya saat melawat ke Gedung Korpri, Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (25/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, heran dengan cawapres Sandiaga Uno yang membandingkan harga chicken rice atau nasi ayam di Indonesia dengan Singapura.

Sandi mengatakan, harga chicken rice di Jakarta lebih mahal dari Singapura. Sepiring chicken rice seharga 3,5 dollar (Singapura) atau Rp 35.000, tapi di Indonesia Rp 50.000.

"Nah buat kami, kami menghormati posisi pak Sandi dalam memberikan kritik membanding-bandingkan itu ya boleh-boleh saja," ujarnya di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

"Tapi kok rasanya kok bangga banget (Sandiaga) melihat sepiring chicken rice di Singapura itu  tu kok lebih murah. Kok bangga banget, kami heran," sambung dia.

Baca juga: Strategi Prabowo-Sandiaga untuk Gaet Suara “Swing Voters”

Menurut Hasto, sepiring nasi ayam tak perlu dibanggakan. Harusnya, tutur dia, hal yang dibanggakan yakni para atlet-atlet yang sedang berlaga di Asian Para Games.

Sebab, tutur Hasto, para atlet tetap bekerja keras di tengah keterbatasan fisik.

Hasto juga menilai yang diungkapkan oleh Sandiaga tidak sesuai dengan kenyataan. Sebab, menurut Hasto, nasi ayam di Indonesia lebih murah.

"Enggaklah, kecuali piringnya ikut di makan," ucap dia sembari tertawa.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno membandingkan harga pangan di Indonesia yang lebih mahal daripada Singapura. Salah satu contohnya dalah nasi ayam.

Harga nasi ayam di Singapura disebutnya lebih murah dibandingkan di Indonesia. Satu porsi nasi ayam di Singapura hanya sekitar Rp 35.000, sementara di Indonesia harganya bisa mencapai Rp 50.000. Hal itu berdasarkan hasil pengkajian tim ekonomi Prabowo-Sandiaga.

Sandiaga mengungkapkan hal itu usai bertemu kalangan milenial di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Ini Nama 9 Perwira Tinggi Polri yang Daftar Seleksi Capim KPK

Nasional
KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

KPAI: Iklan Rokok di Internet Lebih Parah Dibanding di Televisi

Nasional
TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

TKN Sebut Permintaan Perlindungan Saksi Tim Hukum 02 Dramatisasi Belaka

Nasional
Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Sudah 800 Hari, Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Novel Baswedan

Nasional
Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Minta Sidang Ditunda karena Lelah, Kuasa Hukum 02 Singgung Kematian Petugas KPPS

Nasional
Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Ahli 02: Situng Harusnya Terstandarisasi, Apalagi Skala Nasional

Nasional
Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Di Sidang MK, Saksi Ungkap TKN Ajarkan Kecurangan dalam Pelatihan Saksi

Nasional
Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Dengar Kesaksian Para Saksi, TKN Nilai Gugatan 02 Sulit Dikabulkan MK

Nasional
Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Otto dan Maqdir Bukan Kuasa Hukum Sjamsul Nursalim Terkait Kasus Pidana BLBI

Nasional
Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Jokowi Bertolak ke Surabaya, Kondangan hingga Bagikan Sertifikat

Nasional
Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Sidang MK Hari Ini, KPU Akan Hadirkan 15 Saksi dan 2 Ahli

Nasional
Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Ahli Prabowo-Sandi Sebut Ada 27 Juta 'Ghost Voters' Dalam Pemilu 2019

Nasional
Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Ahli 02: Di Situng, Suara Prabowo-Sandi Turun, Jokowi-Ma'ruf Selalu Naik

Nasional
Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Berbekal Dokumen RDP DPR, Pihak Sjamsul Nursalim Sebut Kasus BLBI Tak Bisa Diselidiki

Nasional
Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Percepat Kongres, PDI-P Ingin Sinkronkan Agenda Nasional dan Partai

Nasional

Close Ads X