Tuan Rumah Asian Para Games 2018, Indonesia Utamakan Keamanan dan Kenyamanan

Kompas.com - 03/09/2018, 22:28 WIB
Bendera Merah Putih berkibar di Lapangan Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Jumat (17/8/2018). Lapangan Distrik Anggi berada di ketinggian sekitar 1.750 meter di atas permukaan laut (mdpl). KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOBendera Merah Putih berkibar di Lapangan Distrik Anggi, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Jumat (17/8/2018). Lapangan Distrik Anggi berada di ketinggian sekitar 1.750 meter di atas permukaan laut (mdpl).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri akan menerjunkan 8.750 personel yang akan mengamankan sejumlah titik pada penyelenggaraan Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung Oktober mendatang.

Penjagaan akan dilakukan mulai dari hotel tempat para atlet dan official menginap, venue dan area sekitarnya.

"Untuk keamanan, dilibatkan 8.750 personel di sejumlah titik yang sudah ditentukan," ujar Asisten Operasional Kapolri Irjen (Pol) Deden Juhara, di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018).

Para personel Polri yang bertugas juga telah diberikan training tata krama menangani penyandang disabilitas agar dapat melayani para tamu dengan baik.


Baca juga: Asian Games Selesai, Pemerintah Kebut Persiapkan Asian Para Games 2018

Menko PMK Puan Maharani mengatakan, selain keamanan, Pemerintah Indonesia juga mempersiapkan kenyamanan bagi para tamu, terutama para atlet.

Sebab, atlet Asian Para Games adalah penyandang disabilitas sehingga memerlukan fasilitas khusus dalam setiap kegiatan mulai di venue hingga tempat tinggal dan selama perjalanan.

"Untuk venue, mulai tadi malam, semuanya sudah mulai kami lengkapi atau sesuaikan dengan Asian Para Games. Jadi, venue pada 18 cabor yang akan ikut serta akan kita sesuaikan dengan kebutuhan dengan para atlet disabilitas," ujar Puan.

Sementara, untuk tempat tinggal atlet, pemerintah juga telah mempersiapkan 2.500 kamar di Wisma Atlet Kemayoran.

Lokasi penampungan atlet ini juga telah didesain dengan berbagai fasilitas yang ramah disabilitas dengan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca juga: Asian Para Games 2018, Indonesia Targetkan Samai Prestasi Asian Games

"Ada ramp-nya, kamar mandi disesuaikan, bahkan ada elevator untuk mereka," lanjut Puan.

Asian Para Games 2018 yang dihelat pada 6-13 Oktober itu akan menyelenggarakan 18 cabang olahraga.

Cabang olahraga itu antara lain, panahan, lari, bulutangkis, bola gawang, catur, bersepeda, judo, menembak, renang, tenis meja, anggar, bola voli, dan bola basket.

Asian Para Games 2018 akan diikuti oleh 41 negara National Para Olimpic dengan total jumlah atlet sebanyak 2.800 orang, 1.800 orang official, dan diliput oleh 500 media baik dalam maupun luar negeri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Nasional
Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Nasional
Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan 'Itu Hak Legislasi DPR'

Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan "Itu Hak Legislasi DPR"

Nasional
Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Nasional
Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Nasional
Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Nasional
Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Nasional
Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Nasional
Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Nasional
Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Nasional
Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Nasional
Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Nasional
Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
Pakar Minta Wacana Menghidupkan GBHN Dikaji Lagi, Ini Alasannya...

Pakar Minta Wacana Menghidupkan GBHN Dikaji Lagi, Ini Alasannya...

Nasional
Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik

Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X