Kompas.com - 10/08/2018, 00:26 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR, Hanafi rais di Kompleks Parelemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2017) KOMPAS.com/Nabilla TashandraWakil Ketua Komisi I DPR, Hanafi rais di Kompleks Parelemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2017)
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sepakat mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilu 2019.

Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais percaya bahwa Prabowo memiliki dukungan kuat dari umat Muslim.

Tanggapan tersebut disampaikannya terkait peta dukungan umat muslim setelah Presiden Joko Widodo memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kiai Haji Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya menghadapi Pilpres 2019.

Hanafi menjelaskan, bukti konkret dukungan umat Islam bisa tampak dari Prabowo yang direkomendasikan sebagai capres oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama. 

Baca juga: Prabowo Puji PAN dan PKS Rela Tak Dapat Cawapres

"Selama ini sosok Pak Prabowo saja langsung diputuskan ijtima ulama, artinya Pak Prabowo sudah punya legitimasi umat yang cukup kuat dan solid," jelas Hanafi setelah rapat kerja nasional (Rakernas) PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

"Jadi saya pikir, Insya Allah soal islamic credential Pak Prabowo itu akan kita sepakati bersama semakin kuat," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam rakernas tersebut, internal PAN sepakat untuk mengusung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ustaz Abdul Somad sebagai cawapres pendamping Prabowo.

Namun, PAN akhirnya tetap mengusung Prabowo meski cawapresnya adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Deklarasi pasangan Prabowo-Sandiaga dilakukan di depan kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018) pukul 23.30 WIB.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Nasional
Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Nasional
Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Azyumardi Azra: Jokowi Tak Minat dengan KPK, Pidato Kenegaraannya Tak Singgung soal Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.