Kompas.com - 02/08/2018, 19:05 WIB
Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berbincang di depan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (26/2/2018). Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berbincang di depan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (26/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengapresiasi penataan infrastruktur pejalan kaki di sepanjang Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Setelah berjalan kaki sekitar 30 menit dari trotoar Karet di depan Hotel Le Meridien hingga trotoar Bundaran Hotel Indonesia di depan Hotel Pullman, Jokowi melihat Jakarta sudah siap menyambut perhelatan Asian Games 2018.

"Tadi mengecek persiapan, terutama infrastruktur kota, fasilitas pejalan kaki. Kita melihat hampir semuanya sudah dikatakan selesai," ujar Jokowi.

Meski demikian, Presiden Jokowi mengakui, memang masih ada satu atau dua pekerjaan yang belum selesai.

Baca juga: Jokowi, Basuki dan Anies Jajal Trotoar Jalan Sudirman

Ia berpendapat, menata kota memang merupakan pekerjaan besar yang tidak dapat sekejap diselesaikan. Apabila masih ada satu dua pekerjaan yang belum selesai, itu dapat diselesaikan setelah perhelatan Asian Games 2018.

"Kalau ada yang belum selesai, ya memang ini pekerjaan besar. Jadi akan dilanjutkan setelah Asian Games," ujar Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal fasilitas trotoar di Jalan Sudirman dan Thamrin, Jakarta, Kamis sore.

Baca juga: Sesuai Target, Trotoar Sudirman-Thamrin Sudah Mulus

Jokowi tiba di trotoar di depan Hotel Le Meridien pukul 16.55 WIB. Dari situ, ketiganya pun berjalan di trotoar menuju arah Bundaran HI. Sambil berjalan, ketiganya tampak berbincang- bincang serius.

Sesampainya di trotoar depan Hotel Grand Sahid, Jokowi melanjutkan peninjauannya menggunakan mobil dinas kepresidenan. Gubernur Anies duduk samping Presiden, sementara Basuki duduk di kursi sebelah sopir.

Kendaraan kemudian berhenti tepat di Bundaran HI. Ketiganya kemudian turun dan melanjutkan peninjauan dengan berjalan kaki ke arah Sarinah. Jokowi, Basuki serta Anies juga sempat mencoba pelican crossing yang berada di antara Grand Hyatt dan Hotel Pullman.

Kompas TV Ada sekitar 350 atlet dari 40 cabang olahraga yang akan dikukuhkan dan dilepas oleh Presiden Jokowi nanti.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.