Terduga Perakit Bom di Pasuruan Terkait Perampokan Bank di Medan pada 2010

Kompas.com - 16/07/2018, 13:18 WIB
Kapolri Jendeal Tito Karnavian memberikan imbauan larangan adanya gelaran konvoi pada malam takbiran yang diprediksi terjadi pada Kamis (14/6/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKapolri Jendeal Tito Karnavian memberikan imbauan larangan adanya gelaran konvoi pada malam takbiran yang diprediksi terjadi pada Kamis (14/6/2018).
|

DEPOK, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyebut bahwa Abdullah, terduga perakit bom di Pasuruan, Jawa Timur, terafiliasi dengan kelompok perampok Bank CIMB Niaga di Medan, Sumatera Utara, pada 2010 lalu. Hingga saat ini, Abdullah masih berstatus buron.

"Ini tidak jauh dari jaringan kelompok perampokan Bank CIMB di Medan, pada 2010, yang waktu itu saya pimpin penangkapannya," ujar Tito di Mako Brimob Depok, Jawa Barat, Senin (16/7/2018).

Menurut Tito, sejumlah kawanan perampok yang juga teman satu kelompok dengan Abdullah sudah ditangkap. Beberapa juga dilumpuhkan dengan tembakan oleh polisi.

Baca juga: Kapolri Sebut Pemilik Bom Pasuruan Pengecut karena Kabur, Tinggalkan Anak yang Terluka

Saat ini, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sudah membaca lokasi keberadaan Abdullah. Menurut Tito, polisi sudah mendapatkan istri, anak dan keluarga Abdullah yang diduga mengetahui keberadaan Abdullah dan aksi teror yang dilakukan.

Keberadaan Abdullah, perakit bom yang meledak di rumah kontrakannya di Pasuruan, Jawa Timur, masih terus diburu polisi. Belasan saksi telah dimintai keterangan.

Abdullah diduga terkait dengan aksi teror yang terjadi beberapa waktu lalu di Surabaya, Jawa Timur.

Kompas TV Istri terduga teroris pun kini telah berada di Surabaya untuk memberikan keterangan di markas Polda Jatim.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X