Partai Berkarya Belum Tentukan Sikap Dukungan Capres

Kompas.com - 15/07/2018, 18:26 WIB
Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso di Kantor DPP Partai Berkarya, Jakarta, Minggu (15/7/2018). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINSekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso di Kantor DPP Partai Berkarya, Jakarta, Minggu (15/7/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Berkarya belum menentukan sikap dukungan dalam pemilihan presiden pada 2019 mendatang. Partai besutan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto itu masih menunggu siapa tokoh yang layak didukung.

"Sampai hari ini, sesuai petunjuk ketua umum, partai belum memutuskan kepada calon presiden mana kami berlabuh. Apakah kami mengusulkan calon kami sendiri, atau mengusung tokoh bangsa lain," ujar Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso di Kantor DPP Partai Berkaya, Jakarta Selatan, Minggu (15/7/2018).

Menurut Priyo, partainya tak ingin terburu-buru dan masih menggunakan waktu untuk mengkaji tokoh yang layak didukung.

Baca juga: Keluar dari Golkar, Titiek Soeharto Gabung ke Partai Berkarya Besutan Tommy Soeharto

Tak menutup kemungkinan, Partai Berkarya akan mengusulkan tokoh baru yang layak didukung oleh partai politik lainnya.

Priyo mengatakan, segala kemungkinan bisa terjadi dalam politik. Bisa jadi, menurut dia, terdapat poros baru selain dua tokoh yang ada saat ini, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Jangan-jangan ada poros lain, jangan-jangan muncul tokoh lain yang bisa kami yakini mampu memimpin dengan lebih baik. Jadi kami masih menunggu," kata Priyo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X