PKS Sebut Aksi Teroris yang Libatkan Anak-anak Sangat Biadab

Kompas.com - 15/05/2018, 13:18 WIB
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/7/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraWakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Hidayat Nur Wahid menyesalkan aksi teroris di Surabaya, Jawa Timur, yang melibatkan anak-anak.

Bahkan ia menyebut upaya tersebut sebagai tindakan teror yang sangat biadab.

"Saya sangat menyesalkan ya. Dalam konteks agama manapun, anak-anak itu belum punya kewajiban hukum apapun bahkan harusnya mendapatkan pendidikan terbaik biar nanti tumbuh kembang menjadi pelanjut kehidupan kita di masa akan datang," ujar Hidayat di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Baca juga: Teroris Libatkan Anak-anak, Wapres JK Sebut Hebatnya Cuci Otak Merusak Bangsa

Hidayat mengatakan, pemerintah melalui kementerian terkait seharusnya bisa memberikan pemahaman dan kesadaran terhadap keluarga untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Dengan begitu, paham radikalisme tidak akan menyebar di lingkungan masyarakat.

"Saya kira itu salah satu yang bisa mengoreksi terjadinya terorisme dan apalagi melibatkan seluruh anggota keluarga, apalagi melibatkan anak anak," kata Hidayat.

Di sisi lain, Hidayat juga berharap para tokoh agama berperan dalam mengembalikan budaya rukun dan saling gotong royong di tengah masyarakat.

Baca juga: Perubahan Pola Baru Terorisme, Anak Disertakan dalam Aksi Bom Bunuh DIri

"Ini adalah tantangan bagi seluruh pihak ini termasuk tokoh-tokoh agama manapun untuk kemudian kita menyelamatkan keluarga kita semuanya dari terulangnya kasus terorisme yang sangat biadab," ucapnya.

Sebelumnya, serangan teroris terjadi di empat lokasi di Surabaya melibatkan anak-anak. Ada dua keluarga yang terlibat.

Satu keluarga terlibat dalam serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Baca juga: Anak-anak Terlilit Bom dan Meledakkan Diri, Pelaku atau Korban?

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X